Indonesia English
Sabtu, 16 Desember 2017 |
Teknologi

Apple Mencegah Kebocoran Informasi

Kamis, 22 Juni 2017 10:49:09 wib - Komentar
ilustrasi. Foto: Gettyimages - Spencer Platt

Jakarta, (Banten88.com):  Apple memang dikenal sebagai perusahaan yang penuh rahasia. Baru-baru ini membahas bagaimana mengendalikan kebocoran informasi di dalam perusahaannya.

Rekaman presentasi berjudul 'Stopping Leakers - Keeping Confidential at Apple', didapatkan oleh media berbasis di New York, Amerika Serikat bernama The Outline.

Dalam rekaman memang tidak mengungkap sesuatu yang mencengangkan. Meski demikian, sangat menarik mengetahui bagaimana Apple menangani keamanan informasi produk dan perusahaannya.

Tiga eksekutif Apple, yakni Director of Global Security David Rice, Director of Worldwide Investigations Lee Freedman dan Global Security Communications Trainer Jenny Hubbert memimpin briefing yang berlangsung selama satu jam.

Presentasi tersebut membahas cara Apple mencegah dan menangani kebocoran informasi, terutama menjelang peluncuran produk baru. Tim ini pun memberikan sejumlah tips bagaimana menghindari informasi yang bocor secara tidak sengaja. Mereka bahkan memberi contoh kasus kebocoran yang harus ditangani.

Rice yang merupakan mantan agen NSA, menceritakan berbagai cara penyelundupan komponen perangkat dari pabrik Apple, mulai dari menyembunyikannya di dalam bra sampai membuangnya lewat toilet untuk kemudian diambil di saluran pembuangan nantinya.

"Proses screening ketat dilakukan di pabrik pemasok komponen Apple. Para pekerja pabrik di China dicek saat akan masuk dan keluar pabrik setiap harinya. Di 40 pabrik saja, Apple melakukan 2,7 juta screening pegawai per hari," kata Rice.

Dikutip dari The Outline, Rabu (21/6/2017), ketika ditemukan adanya kebocoran, Apple pun akan berhati-hati menanganinya. Mereka akan mulai melakukan investigasi dan terkadang proses ini memakan waktu cukup lama.

Lee Freedman mencontohkan bagaimana investigasi selama tiga tahun akhirnya berhasil menguak sumber yang menjadi pembocor di salah satu kampus Apple. Tak peduli berapa lama investigasi dilakukan, Apple akan mengusutnya hingga tuntas.

"Kami tidak akan sekadar berkata 'Oh terjadi kebocoran di blog dan kita akan terus melihatnya'. Bagi kami tidak," tegas Freedman.

Freedman juga mengatakan bahwa para pembocor itu sangat sulit dideteksi. "Masalahnya, mereka terlihat seperti orang-orang biasa," ujarnya.

Cara Apple menangani informasi yang bocor pun berbeda untuk setiap kasusnya. Beberapa pembocor ada yang akhirnya mengaku namun ada pula yang berusaha menutupinya sehingga mereka harus mendapat masalah berat.

Jenny Hubbert menekankan bagaimana kebocoran informasi menjadi pukulan terberat bagi internal mereka, karena menghilangkan 'kejutan dan kegembiraan' dari pengumuman sebuah produk.

Menjaga 'kejutan' ini yang selalu diterapkan mendiang Steve Jobs dan berdampak besar pada basis fans setia Apple.

"Media sosial adalah tempat umum di mana karyawan bisa secara tak sengaja membocorkan informasi," sebutnya.

Menurutnya, karyawan mereka bisa saja mengungkapkan kegembiraan mengenai produk terbaru Apple dan tidak sengaja mengatakan sesuatu di Twitter atau facebook.

"Itu sebabnya, karyawan kami pun diminta untuk ekstra hati-hati bertingkah laku dan mengumbar informasi di akun media sosial mereka. Beberapa karyawan bahwa menghapus atau mematikan akun mereka demi mencegah kebocoran informasi secara tak sengaja," tutupnya. (Sumber : Detik.com)

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top