Indonesia English
Jumat, 15 Desember 2017 |
Politik

Baliho Dengan Foto Tatu Dicopot Panwaslu

Senin, 30 November 2015 20:17:59 wib - Komentar
Ilustrasi Pilkada Serang

Serang, (Banten88.com) – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) mulai melakukan bersih-bersih atribut pasangan calon Bupati dan wakil bupati. Kemarin, baliho milik Ratu Tatu Chasanah diturunkan paksa oleh Panwaslu karena dianggap menyalahi aturan dengan memajang foto diri yang bermuatan kampanye meskipun dengan mengatasnamakan organisasi.

Ketua Divisi Penanganan Pelanggaran dan Tindaklanjut Panwaslu Kabupaten Serang, Mastur Jamas kepada wartawan mengatakan, penertiban baliho itu dilakukan karena adanya laporan masyarakat yang merasa ada kampanye terselebung. Meski atribut yang dipergunakan Tatu bukan dalam kapasitas kampanye, yakni atas nama lembaga atau organisasi di luar pemerintah, namun keberadaan baliho tersebut dapat merugikan lawan politiknya.

“Kita akan tindak tegas, karena baliho itu menyerupai alat peraga kampanye. Di dalam PKPU sudah jelas alat peraga kampanye itu didanai oleh APBN, karena itu untuk menjaga netralitas maka kita copot,” kata Mastur di sela penertiban baliho di Kepandean, Kota Serang, Senin (30/11).

Dikatakan Mastur, alasan pencopotan baliho sudah sesuai dengan perintah PKPU.  Kendati tidak mencantumkan nomor urut pasangan dan logo partai politik pengusung dalam baliho tersebut, namun telah menampilkan foto salah satu pasangan calon dapat terindikasi pelanggaran. Karena, Tatu merupakan calon pasangan Bupati yang sudah resmi dicalonkan.

“Kalau bu Tatu bukan sebagai calon ya tidak apa-apa,  masalahnya beliau ini kan calon bupati. Sementara baliho yang dipasang mirip alat peraga kampanye,” tukasnya.

Dalam penertiban baliho tersebut kata Mastur, sudah dilakukan di tiga titik di wilayah Kota Serang. Yang pertama di jalan protokol dekat Rumah Sakit Sari Asih Serang, dan yang kedua di Kepandean. Sedangkan satu lagi di jalan Raya Serang-Pandeglang, atau tepatnya dikawasan Palima arah menuju jalan Pandeglang.

“Sebelumnya sudah kita turunkan di dua tempat, nah yang terpasang di Kepandean, sudah ada yang menurunkan, jadi bukan kami yang menertibkan,” urainya. (Han).

KOMENTAR DISQUS :

Top