Indonesia English
Jumat, 15 Desember 2017 |
Advetorial

Cucu Rojikin Kepsek SMPN 3 Kuningan : Dana Bos Telat Kegiatan Sekolah Tak Boleh Kendor

Rabu, 22 November 2017 16:12:55 wib - Komentar
Kepala SMPN 3 Kuningan, Drs. H. Cucu Rojikin, M.Si

Kuningan, (Banten88.com): Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan program pemerintah untuk membantu sekolah dalam pendanaan biaya operasional non personalia. Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No.48/2008 tentang Pendanaan Pendidikan yang dimaksud biaya non personalia adalah biaya untuk bahan atau peralatan pendidikan habis pakai dan biaya tak langsung berupa kebutuhan air, jasa telekokomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak dan lain-lainnya.

Namun kenyataannya di Kabupaten Kuningan Jawa Barat, dana BOS yang seharusnya diterima siswa pada jenjang pendidikan dasar dan menengah pertri wulan, bisa telat hingga beberapa bulan.

"Jelas situasi seperti ini mengganggu kegiatan operasional sekolah. Sekolah harus jalan dan perlu biaya. Dampaknya adalah para kepala sekolah yang pusing mencari hutang kesana kemari untuk menutupi biaya operasional sekolah," tutur seorang kepala sekolah yang enggan disebut namanya.

Ia menambahkan, problem seperti ini merata dialami oleh sekolah-sekolah di Kabupaten Kuningan, tambahnya. Ia memaparkan lagi, dana BOS 2017 untuk triwulan ke 3, mestinya cair bulan September, namun hingga Selasa 21 November belum ada hawar-hawar bahwa dana BOS akan cair, tuturnya lesu.

SENI MENGATASI PERSOALAN. Disisi lain Kepala SMPN 3 Kuningan, Drs.H. Cucu Rojikin, M.Si juga membenarkan bahwa dana BOS tahun 2017 triwulan ketiga ini memang belum cair. Namun hal itu tidak boleh menyurutkan niat kami untuk tetap melaksanakan kegiatan sekolah.

“Kegiatan sekolah harus terus berjalan. Soal bagaimana mengatasi terlambatnya dana BOS ya itu merupakan seni dari masing-masing kepala sekolah untuk mengatasinya. Biarpun telat, dana BOS tetap akan turun. Yang utama kegiatan anak didik tidak boleh kendor dan harus terus dipacu,” ujar Cucu Rojikin.

JUARA LOMBA PRAMUKA SE JABAR. Beberapa prestasi yang pantas dikedepankan dari SMPN 3 Kuningan yang dipimpin Cucu Rojikin antara lain meraih juara umum lomba Pramuka se Provinsi Jawa Barat. Kemudian di bidang atletik, siswi kelas 9 bernama Intan memperoleh medali perak untuk lomba lari tingkat Jawa Barat. Prestasi lainya adalah juara tingkat kabupaten untuk pelajaran Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Lalu apa filosofi Kepala SMPN 3 Kuningan ini dalam memimpin?.

Ia menguraikan, bekerja itu harus dengan ikhlas. Sehingga semua beban dan tantangan bisa kita atasi dengan suasana hati tenang. Jangan lupa Sholat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Amin. Demikian Kepala SMPN 3 Kuningan, Drs.H.Cucu Rojikin, M.Si. DANA BOS MASIH TERUS DIKONFIRMASI.

Sementara itu Sekretaris Kepala Depdikbud Kuningan, H. Dedi Subardi ketika dikonfirmasi Banten88.com Rabu (22/11/2017) menurut stafnya, sedang ada kegiatan diluar kantor. Selanjutnya Banten88.com mengirim pertanyaan tentang keterlambatan dana BOS yang diterima sekolah via sms ke H. Dedi Subardi pada nomor telepon 08531645xxxx. Sekretaris Kepala Kandepdikbud Kabupaten Kuningan ini membalas SMS  menjawab "BOS dari provinsi lagi dikonfirmasi terus," Demikian H. Dedi Subardi, Sekretaris Kepala Kantor Dikbud Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. (SS)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top