Indonesia English
Sabtu, 16 Desember 2017 |
Nasional - Peristiwa

Gubernur Rano Rayakan Hari Kemerdekaan ke-70 Dengan Kerja….Kerja…Kerja…

Senin, 17 Agustus 2015 17:35:05 wib - Komentar
Upacara peringatan Hari Ulang Tahun RI ke-70 di Lapangan KP3B Kota Serang, Banten. Senin (17/8).

Serang, (Banten88.com) – Teks Proklamasi kembali dikumandangkan oleh semua peserta apel pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-70 diseluruh nusantara. Bendera pusaka merah putih begitu gagahnya berkibar seperti memberi semangat kepada jutaan rakyat Indonesia yang sedang bergembira melaksanakan hari kemerdekaannya. Begitupun perayaan hari penuh sejarah yang dilakukan Pemprov Banten tak kalah khidmatnya. Mengambil tempat di lapangan KP3B, Kota Serang, Gubernur Banten Rano Karno bertindak sebagai pemimpin upacara.

Pengendali lapangan, yang menjadi komandan upacara dipercayakan kepada AKBP Komarudin,  pembacaan teks Proklamasi Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, yang membacakan teks Pancasila Kapolda Banten Brigjen Pol Boy Rafli Amar, dan pembacaan naskah Undang Undang Dasar 1945 Komandan Korem 064 Maulana Yusuf Kolonel Infanteri Ana Supriyatna. Upacara memperingati hari kemerdekaan di KP3B, Senin (17/8) berjalan khidmat.

Hadir di panggung kehormatan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Banten, tokoh serta pendiri Banten, anggota DPR RI asal Provinsi Banten, anggota DPRD Provinsi Banten, pejuang veteran perang, serta pimpinan BUMD. Tak ketinggalan, peserta upacara yang di dominasi oleh pegawai dan PNS Pemprov Banten, pelajar, mahasiswa, TNI, Polri dan perwakilan masyarakat tumplek berjejejer membentuk barisan masing-masing.

Gubernur Banten Rano Karno mengatakan, dalam hari yang bersejarah ini dia mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Banten untuk mengisi kemerdekaan dengen kerja nyata. Sasarannya, bagaimana bisa mewujudkan kesejahteraan dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, tentu dengan semangat membangun dan rasa memiliki Banten seutuhnya.

"Perjuangan bangsa saat ini bukan dalam bentuk fisik, tapi bentuk kerja dan karya nyata untuk mewujudkan  kesejahteraan, memperkokoh persatuan dan perjuangan bangsa, itulah makna dari mengisi kemerdekaan saat ini,” tutur Rano dalam sambutannya.

Dikatakan, kemerdekaan yang diraih adalah hasil pengorbanan yang dilakukan oleh para pejuang perintis kemerdekaan. Karena itu, sebagai bangsa yang besar maka kita wajib meneladani nilai kepahlawanan dan keperintisan pendiri bangsa. "Harapan itu bisa tercapai hanya dengan kerja, hanya melalui kerja sebuah bangsa akan meraih kemakmuran dan kejayaan. Hanya dengan kerja, kerja dan kerja Indonesia akan tetap berdiri kokoh dan mencapai cita cita mulia," katanya.

Sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sambung Rano, Banten telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemajuan nasional. “Secara umum penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di banten terus mengalami peningkatan, baik kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik maupun daya saing daerah,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu, kembali Gubernur Rano menyoal keberhasilan Banten, menurutnya beberapa indikator meningkatnya penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dilihat dari meningkatannya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), capaian yang diperoleh dari 67,2 persen pada tahun 2013 pada 2014 menjadi 72,30 persen. Kemudian Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) semakin merangkak tumbuh 5,86 persen pada 2013, persentase penduduk miskin turun 9,22 persen pada atahun 2003 menjadi 5,89  persen pada tahun 2013.

“Sudah mengalami kemajuan, PAD kita setiap tahunnya terus menunjukan peningkatan, dimana pada tahun 2015 mencapai Rp 7,644 triliun. Ukurannya, ketika PAD meningkat capaian ini dapat mencerminkan tingkat kemandirian keuangan daerah,” ujarnya.

Gubernur Rano menguraikan, meskipun secara umum pembangunan di Banten mengalami kemajuan, namun dia menyadari masih ada hasil pembangunan yang tidak optimal. Semua itu merupakan tantangan yang harus diatasi baik kualitas maupun kuantitas peningkatan beberapa  infrastruktur, penurunan angka pengangguran serta pelayanan dasar masyarakat dan reformasi birokrasi guna mewujudkan good governance.

Untuk itu, dia mengajak seluruh jajaran pemeritahan, baik di tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota serta komponen masyarakat untuk kerja kerja dan kerja guna mewujudkan apa yang menjadi cita-cita pembangunan dengan kerja nyata. “Saya akan berupaya sebaik mungkin dan sekuat tenaga dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan guna mewujdukan visi misi pembangunan Banten sejahtera belandaskan iman dan taqwa,” pungkasnya. 

Dalam kegitatan upacara seremoni tersebut, Gubernur Rano memberikan bantuan bedah rumah kepada para veteran sebanyak 45 unit. Selain itu diberikan bantuan untuk penambahan fasilitas laboratorium SMK dari bakti BUMN. (Dang)

KOMENTAR DISQUS :

Top