Indonesia English
Sabtu, 16 Desember 2017 |
Nasional - Olahraga

Jadi Pemain Terbaik & Top Scorer Zulham Zamrun Banjir Hadiah

Minggu, 18 Oktober 2015 22:29:28 wib - Komentar
Zulham Zamrun

Jakarta, (Banten88.com) – Dewi keberuntungan menjadi milik bobotoh maung Bandung. Apa pasal? Persib Bandung mendominasi turnamen Piala Presiden. Selain menjadi tim juara, pemain Persib Zulham Zamrun, juga terpilih sebagai pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak. Dua pengharagaan terhormat ini tentu saja membuat nama Zulham semakin meroket di kancah dunia sepak bola tanah air.

Penghargaan individu yang diberikan kepada Zulham Zamrun itu setelah diumumkan Efendi Ghazali mewakili pihak penyelenggara turnamen, Mahaka Sports & Entertainment, usai pertandingan final di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10) malam, yang dimenangi Persib 2-0 atas Sriwijaya FC.

Dari catatan yang diperoleh selama berlangsungnya pertandingan piala Presiden, Zulham menjadi top skorer dengan torehan 6 gol dari tujuh pertandingan, dan atas itu ia diganjar hadiah uang sebesar Rp 100 juta. Pun pemain 27 tahun yang direkrut Persib dari Persipura Jayapura itu dinobatkan sebagai pemain terbaik, dengan hadiah Rp 200 juta.

Usai menerima dua penghargaan bergengsi itu kepada Banten88 Zulham Zamrun menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut. Saat namanya disebut menjadi pemain terbaik, dia seperti tidak percaya namanya berulang-ulang dipanggil untuk naik podium. “Jujur saya sangat kaget dan terharu, seperti tidak percaya pilihan itu ditujukan kepada saya,” katanya.

Menerima total hadiah sebesar 300 juta membuat Zulham tidak lantas berbesar hati, hadiah itu tentu saja akan menjadi semangat dalam karir merumputnya untuk menjadi lebih baik lagi. “Ini tentunya menjadi motivasi bagi saya pribadi, dan yang paling bahagia terpilihnya menjadi pemain terbaik, kalau bonus ya biasa saja,” urainya berkaca-kaca tanda haru.

Sementara Sriwijaya FC mendapat penghargaan sebagai Tim Fair Play, dan atas itu diberi hadiah Rp 300 juta. Dari statusnya sebagai tim runner-up pun mereka mendapatkan Rp 2 miliar. Sementara itu Persib yang menjadi juara berhak menerima total hadiah sebesar Rp 3 miliar.

Penyerahan hadiah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Menemani dia di podium antara lain Menpora Imam Nahrawi, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, dan Walikota Bandung Ridwan Kamil. Sedangkan Persib Bandung berhasil menjuarai turnamen Piala Presiden setelah di babak final mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0.

Gol pertama dicetak Achmad Jufriyanto saat pertandingan baru berjalan tujuh menit, melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti. Gol kedua dihasilkan Makan Konate di menit 45, lewat tendangan keras kaki kiri dari jarak dekat.

Sriwijaya FC, walaupun lebih mendominasi babak kedua, gagal memaksimalkan sejumlah peluangnya untuk menjadi gol. Mereka pun harus mengakui keunggulan Persib di final turnamen yang digelar oleh Mahaka Sports & Entertainment itu. Selain mendapat trofi, tim juara berhak atas hadiah uang total sebesar Rp 3 miliar . Sedangkan tim runner-up diganjar Rp 2 miliar.

Pertandingan yang dihelat di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, ini disaksikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, Ketua DPR RI Setya Novanto, Menpora Imam Nahrawi, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, dan Walikota Bandung Ridwan Kamil.

Jalannya pertandingan

SFC membuat peluang pertama di menit ketiga. Dari serangan balik, Titus Bonai melepaskan crossing dari sayap kiri, yang bisa disambar Musafri di tian jauh. Namun tendangan voli Musafri keras menerpa sisi luar gawang I Made Wirawan.

Empat menit berselang Persib melakukan serangan dan memperoleh hadiah tendangan bebas di depan kotak penalti SFC. Jufriyanto melakukan free kick langsung dengan mengarahkan tendangan datar. Bola menembus pagar betis SFC, membentur kaki seorang pemain, sehingga arahnya berbelok, yang mengakibatkan Dian Agus terlanjur salah antisipasi. Walaupun sudah berusaha, tapi ia tak berhasil mencegah bola masuk ke gawangnya.

Unggul 1-0 membuat Persib semakin nyaman untuk mendominas permainan. Di menit 14, sebuah tendangan bebas Firman Utina dapat disambar dengan leluasa oleh Jufri di depan gawang, tapi tandukannya sedikit melenceng. Lima menit kemudian, tembakan Zulham Zamrun dari sisi kiri gawang SFC, masih bisa ditepis Dian Agus.

"Laskar Wong Kito" perlahan-lahan bangkit dan mulai menguasai permainan di 15 menit terakhir babak pertama. Tibo kerap membahayakan pertahanan Persib lewat crossing-crossing-nya di sayap kiri. Mereka mengombinasi serangannya dari tengah. Namun, sampai babak pertama selesai mereka tak bisa membongkar pertahanan Persib.

Di babak kedua permainan SFC semakin baik. Mereka mengubah strateginya secara signifikan. Tim asuhan Benny Dollo ini sangat baik dalam melakukan intersep untuk melakukan serangan balasan ke wilayah pertahanan Persib.

Di menit 48 Patrich Wanggai melepaskan tembakan, tapi arahnya melambung. Di menit 56, giliran tendangan Wildansyah dapat diredam kiper I Made Wirawan. Semenit kemudian, sundulan Syakir Sulaiman masih melebar di sisi kanan gawang Persib.

Sriwijaya terus menekan Persib dan balik mendominasi lawannya itu sampai pertengahan babak kedua. Hanya saja, barisan belakang Persib terlanjut solid, dan semakin memahami gaya penyerangan Sriwijaya.

Permainan mengendur di 10 menit terakhir. Persib sempat membuat sebuah peluang melalui tendangan jarak jauh Zulham yang masih bisa ditepis kiper Dian Agus. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol lagi yang tercipta. Skor akhir 2-0 untuk Persib. (Dang).

KOMENTAR DISQUS :

Top