Indonesia English
Rabu, 18 Oktober 2017 |
Nasional - Peristiwa

Nyi Iteung Desy Ratnasari Sedih Ditinggal Kang Kabayan

Jumat, 15 Mei 2015 20:57:36 wib - Komentar
Desi Ratnasari

Jakarta, (Banten88.com) – Masih ingat siapa pemeran Nyi Iteung dalam film Kabayan? Desy Ratnasari adalah salah satu artis yang begitu dekat dengan sosok Didi Petet. Desy pernah beradu akting ketika Didi menjadi Kabayan, sementara Desy berperan sebagai Nyi Iteung. Dari film Kabayan itu, hubungan persaudaran diantara mereka semakin akrab.

Saking kedekatannya Desy dengan keluarga Didi, sampai-sampai Desy memanggil Didi dengan sebutan Papi. Karena dari sosok Didi Petet-lah Desy menemukan sosok seorang ayah yang selama ini hilang dalam kehidupannya. "Papi Didi itu orangnyaasyik.Saya panggil dia Papi dan saya sudah dianggap bagian dari keluarganya,” kata Desy, Jumat (15/5).

Pelantun tembang Tenda Biru'ini lebih lanjut mengisahkan ketika ia diminta untuk  berperan sebagai Nyi Iteung dalam film sunda dengan judul Kabayan. "Sudah berapa puluh tahun ya aya syuting bareng almarhum, dan sampai sekarang dia tak pernah berubah. Saat dia terkenal-terkenalnya, sampai masanya berlalu, almarhum tetap menjadi Papi Didi yang baik, tidak ada yang berubah sedkititpun karakternya" imbuhnya.

Menurut Desy, dalam perjalanan main film bersama Didi, ternyata ada salah satu sinetron yang sangat dikenangnya bersama almarhum. Sinetron itu berjudul 'Buku Harian' yang dibintanginya bersama mendiang Adjie Massaid dan Uli Artha. "Tak terasa, kita sudah kehilangan tiga orang. Dalam film itu, Papi dan Mami Uli jadi orangtuanya sedangkan Desy bersama Adjie dan Nia Daniati menjadi anaknya, pokoknya lucu deh,: kenangnya.

Kembali pemeran Nyi Iteung, mengingat-ingat kenangan manisnya bersama Didi Petet. Desy masih terngiang ucapan bijak mendiang Didi Petet yang memberinya saran-saran membangun sembari bercanda. "Begini misalkan, jangan ngelamun neng', lebih baik dikerjain. Dia sosok yang selalu menempatkan dirinya sebagai ayah di junior-juniornya. Dia mau mendidik tanpa takut tergantikan oleh yang baru,” imbuhnya.

 Desy mengaku sangat kehilangan sosok Didi, bahkan merasa seperti kehilangan orangtua,  karena begitu dekatnya ia membangun tali silaturahmi dengan keluarga almarhum. "Papih Didi berdedikasi tinggi di dunia akting. Pakarnya teater, yang membawa teater akhirnya bisa tersentuh di media televise, ini yang membuat kita bangga," kisahnya.

Kini nyi Iteung sendirian, tidak ada lagi sosok Kabayan yang sudah dianggap bapaknya hadir dalam kehidupan nyata. Kang Kabayan sudah pergi, semoga karya kang Kabayan selalu abadi dan bisa contoh generasi berikutnya. (Dang)

 

 

KOMENTAR DISQUS :

Top