Indonesia English
Kamis, 19 Oktober 2017 |
Nasional - Peristiwa

Pabrik Semen Putih Disegel Warga

Selasa, 12 Mei 2015 23:05:04 wib - Komentar
Warga protes PT Cemindo Gemilang

Lebak, (Banten88.com) : Marah dengan pabrik semen yang meresahkan warga, emosi  puluhan warga Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak tak terbendung lagi. Pelampiasnya, mereka melakukan aksi penyegelan kantor PT Cemindo Gemilang, sebagai bentuk protes warga yang terganggu dengan aktivitas perusahaan yang memproduksi semen merah putih. Aksi penyegelan ini terjadi Selasa, (12/5/).

Tidak ada orasi, sejumlah warga berdatangan selain membawa sejumlah spanduk bertuliskan protes, mereka membawa ilalang dan sampah, kemudian menaruhnya di depan pintu kantor semen putih tersebut, lalu melakukan penyegelan terhadap sejumlah kunci pintu masuk. Tidak cukup sampai disitu, beberapa warga lainnya membawa pilok merah dan menuliskan di tembok perusahaan dengan tulisan Gama Penjajah.

Aksi warga ini tak lain memprotes aktivitas tambang perusahaan semen yang telah menganggu aktivitas warga. Karena warga mengaku, sejak dibangunnya pabrik tersebut, puluhan rumah warga mengalami retak-retak akibat ledakan. “Rumah kami banyak yang rusak akibat ledakan, belum lagi pada saat menjelang masyarakat hendak menjalankan ibadah sholat duhur dengan se-enaknya mereka meledakan seperti bom, pasti kami terganggu,” teriak salah seorang warga.

Sebelumnya, aktivis yang berasal dari Komunitas Aspiratif (Komunas) Kabupaten Lebak, mendatangani kantor PT Cemindo Gemilang di Jalan Rasuna Said Kav 22 Jakarta Selatan untuk menyampaikan aspirasi warga. Namun kedatangan mereka rupanya tidak diinginkan oleh para petinggi perusahaan, bahkan diluar mereka sempat bersitegang dengan petugas satpam.

Ketua Komunas Lebak, Ahmad Syarif mengatakan, kedatangannya bersama yang lain hanya untuk menyampaikan beberapa yang menjadi tuntutan warga. Tuntutan warga tidak lain,  mendesak kepada kantor pusat PT Cemindo Gemilang, agar tidak melanjutkan pembangunan areal pabrik di Kecamatan Bayah, karena banyaknya kerusakan lingkungan yang ditimbulkan.

"Itu saja intinya, bahwa kedatangan kami kesini hanya untuk menyampaikan beberapa tuntutan langsung kepada pihak kantor pusat Cemindo Gemilang," kata Achmad Syarif. (HAN)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top