Indonesia English
Kamis, 19 Oktober 2017 |
Kesehatan

PKK Dukung Gerakan Pencegahan Kanker

Rabu, 15 April 2015 22:48:49 wib - Komentar
Serang,(Banten88.com):Tim Penggerak PKK Provinsi Banten mendukung pelaksanaan program gerakan nasional pencegahan dan deteksi dini kanker terhadap perempuan. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Dewi Rano menyatakan siap mendukung upaya tersebut guna melindungi kaum perempuan dari ancaman penyakit kanker, khususnya kanker leher rahim dan kanker payudara. "Kita siap mendukung upaya pencegahan dan deteksi dini kanker, agar penyakit kanker tidak lagi menjadi momok yang menakutkan bagi kaum perempuan," kata Dewi dalam acara Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 43 dan Pencanangan Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Perempuan dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke 12 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2015, di Pendopo KP3B, Curug, Kota Serang (15/04). Pencanangan gerakan nasional pencegahan dan deteksi dini kanker perempuan dihadiri Plt Gubernur Banten Rano Karno, Kapolda Banten Brigjen Pol Boy Rafli Amar, Walikota Tangerang Arif Wismansyah, Wakil Ketua DPRD Banten Hartono dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota Se-Banten. Dewi mengatakan, sangat tepat jika gerakan pencegahan dan deteksi dini kanker ini menggunakan jalur kegiatan PKK, karena struktur dan kegiatan PKK merasuk hingga kepelosok desa. “Tim Penggerak PKK sebagai mitra pemerintah juga memberikan dukungan sepenuhnya pelaksanaan program pembangunan pemerintah dalam upaya mewujudkan kesejahteraan keluarga Indonesia, khusunya kaum perempuan,” kata dewi yang juga ketua Lembaga Kordinasi Kesejahteraan Sosial (LKSS) Banten ini. “Kita juga berupaya melakukan penyuluhan, sosialisasi atau pencegahan dan deteksi dini kanker kepada kaum ibu,” tambahanya. Dewi juga mentargetkan, di Banten akan mengikutsertakan sebanyak 1850 perempuan untuk tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) melalui Program Nasional Gerakan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia 2015-2019 yang akan diluncurkan pada 21 April 2015. “Gerakan ini inisiatif dari Organisasi Aksi Solidaritas Era (Oase) Kabinet Kerja, harapan saya agar semua bisa bekerja sama dalam kegiatan program ini," ujarnya. Plt Gubernur Banten Rano Karno dalam sambutannya menyebutkan, berdasarkan data WHO, Kanker merupakan penyebab kematatian kedua di dunia, dan untuk indonesia berdasarkan hasil survei kanker merupakan penyebab kematian kelima dan kanker serviks adalah jenis kanker yang terbanyak dialami wanita indonesia yang mencapai 36 % dari semua kanker pada wanita dan 70 % ditemukan dalam tahap lanjut. “Maka tidaklah salah kalau pemerintah mencanangkan gerakan nasional pencegahan dandeteksi dini kanker bagi perempuan, karena mengobati akan lebih sulit penangannya,” kata Rano. Lebih lanjut Plt Gubernur menjelaskan, gerakan nasional pencegahan dan deteksi dini kanker bagi perempuan bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran pencegahan kanker dan menciptakan pola hidup bersih dan sehat, karena dalam hal ini pemberdayaan masyarakat menjadi penting karena melalui pemberdayaan masyarakat, masyarakat didorong agar melakukan upaya kesehatan tanpa dibayar. Menurut Rano, gerakan ini sangat tepat menggunakan kelembagaan tim penggerak PKK, karena struktur dan program PKK masuk hingga ke pelosok pedesaan, bahkan melalui posyandu dapat dilakukan upaya pencegahan, sosialisasi, deteksi dini kanker perempuan khususnya kanker rahim dan kanker payudara. “Pemprov akan berusaha untuk mensukseskan gerakan ini dengan target seribu perempuan yang berumur diatas 20 tahun atau sudah pernah menikah akan dilakukan inspeksi visual asam asetat,”jelasnya.(YAN).

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top