Indonesia English
Jumat, 15 Desember 2017 |
Hukum dan Kriminal

Polisi Bekuk Penipu Karyawan PT Nikomas Gemilang

Sabtu, 06 Juni 2015 19:13:08 wib - Komentar
Saiful Anwar saat diperiksa penyidik Polsek Cikande

SERANG (Banten88.com):  Saipul Anwar Kolik alias Ibaeng (20)  tega menipu pacarnya  dengan mengaku meninggal dunia  karena kecelakaan lalulintas supaya  korban tidak mencari sepeda motor yang telah digelapkan.  Tersangka dilaporkan membawa kabur motor Yamaha Mio Fino A 2585 LS milik pacarnya, Tris, 19, karyawati PT Nikomas Gemilang.

Modus penipuan pria pengangguran asal Ds Bulak Lor, Kec. Jatibarang, Kab. Indramayu, Jawa Barat  ini terendus dan berhasil diungkap aparat Polsek Cikande dengan  meringkus tersangka disebuah pusat perbelanjaan di Tangerang, Jum'at (5/6) malam.

Diperoleh keterangan, diketahui korban dan tersangka sudah berpacaran selama 5 bulan. Bahkan tersangka juga mengakui dalam satu bulanan sering menginap di tempat kontrakan korban di Ds Barengkok, Kec. Kibin, Kab. Serang. Kepada korban, tersangka mengaku bekerja sebagai buruh pabrik di daerah Tigaraksa, Kab. Tangerang. Kamis (7/5) lalu, tersangka yang numpang nginap membawa kabur motor dan sejumlah  uang milik korban.

"Saat pergi membawa sepda motor, Tris sedang bekerja. Tak hanya sepeda motor, saya juga mengambil uang Rp1 juta dan Tablet Advance dari lemari pakaian korban. Waktu itu, saya kabur ke Cikarang, Bekasi," ungkap tersangka Ibeng kepada petugas penyidik di Mapolsek Cikande, Sabtu (6/6).

Untuk mengelabui korban, tersangka kemudian menghubungi korban dengan mengaku sebagai paman Ibeng untuk memberitahu jika dirinya mengalami kecelakaan di daerah Kalimalang, Bekasi. Malam hari, tersangka kembali menelpon korban dengan identitas yang sama memberitahu jika Ibeng meninggal dunia di rumah sakit dan akan dimakamkan di Duren Sawtit.

"Saya terpaksa bilang telah meninggal, supaya Tris tidak lagi mencari-cari saya. Dikira rencana berjalan mulus, tapi ternyata saya ditangkap polisi dengan tuduhan penipuan," ujar tersangka.

Kapolsek Cikande, Kompol Tedy Arif Soelistiyo mengatakan terungkap kasus tipu gelap ini berawal dari laporan korban. Dari keterangan korban, kata Tedy, pihaknya meyakini jika suara pria yang menghubungi korban adalah suara tersangka. "Tersangka dikhabarkan meninggal dunia karena kecelakaan. Jadi aneh kalau ada keluarga tersangka yang mengetahui nomer hp korban," ungkap Kapolsek.

Berbekal dari kecurigaan itu, tim reskrim berusaha membongkar kasus itu dengan diawali penelusuran melalui kartu identitas tersangka yang ada pada korban. "Dari informasi yang kami mendapat dari Indramayu, kami berhasil mengetahui keberadaan tersangka dan berhasil menangkapnya di daerah Tangerang. Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan," terang Kapolsek.(YAN).

KOMENTAR DISQUS :

Top