Indonesia English
Sabtu, 16 Desember 2017 |
Nasional - Politik

Puan BilangTanya ke Presiden Kenapa Saya Tidak di Reshuffle

Rabu, 12 Agustus 2015 21:46:25 wib - Komentar
Puan Maharani.

Jakarta, (Banten88.com) - Presiden Joko Widodo  mereshuffle sejumlah menteri termasuk tiga menteri coordinator dan menteri trio macan. Dalam reshuffle itu, hanya satu menteri koordinator yang tidak dicopot, yakni Menko PMK Puan Maharani. Tiga menko direshuffle adalah Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno diganti Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Sofyan Djalil diganti Darmin Nasution, dan terakhir Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo digantikan oleh Rizal Ramli.

Menko PMK Puan Maharani aman, meski sebelumnya sejumlah responden menyatakan Puan tidak berhasil menjadi Menko PMK. Sejak awal Puan sendiri jauh dari isu bakal direshuffle. Putri Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri ini juga menjauh dari pusaran isu politik setelah menjabat Menko PMK. Pagi tadi sebelum ke Istana Negara, Puan Maharani bersama Pramono Anung yang bakal menduduki kursi Seskab menghadap Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Megawati siang ini akan menghadiri pelantikan menteri baru kabinet kerja.

Reshuffle kabinet kali ini memang lebih banyak dilakukan di sektor ekonomi. Presiden punya pertimbangan khusus mengocok ulang kabinet di tengah sulitnya ekonomi global. Puan Maharani menjadi satu-satunya menteri koordinator yang tidak kena reshuffle. Apa tanggapan Puan soal hal ini? "Ya, tanya ke Presiden kenapa masih pertahankan saya?" jawab Puan sedikit sinis ketika dimintai pendapat usai pelantikan menteri baru di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (12/8).

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari berpendapat bahwa kinerja Puan sebagai koordinator terbilang baik. Kementerian di bawahnya telah bekerja maksimal. Puan dingin menanggapi pujian itu. "Silahkan saja kalau berpendapat, sah-sah saja tidak masalah sepanjang itu berpendapat membangun," kata Puan.

Cucu mendiang Bung Karno ini menanggapi positif mengenai pergantian posisi menko yang lainnya. Dia berharap ke depannya sektor ekonomi berjalan lebih maksimal. "Pengalaman dan kapabilitas mereka sudah terbukti. Saya berharap nantinya bisa memberi manfaat untuk pemerintahan," ujarnya.

Ditempat terpisah, Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto menilai, keputusan itu adalah yang terbaik buat pemerintahan Jokowi-JK. "Ini harus kita terima sebagai keputusan oleh Presiden yang terbaik. Kita nggak perlu banyak komentar, kita tunggu saja bagaimana kinerjanya," ujar Ketum Hanura Wiranto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/8).

Wiranto mengaku tidak ada kompromi antara Jokowi dengan Hanura dalam hal pembahasan reshuffle kabinet tersebut. Menurut Wiranto hal itu adalah hak prerogatif presiden. "Ya kan ngga perlu komunikasi, presiden punya prerogatif. Saya mengatakan untuk pergantian menteri dan sebagainya Presiden ngga terlalu banyak kompromi dengan siapapun," ujarnya.

Terkait ekspektasi kepada menteri-menteri baru, Wiranto juga merasa tidak perlu diberi penilaian terburu-buru. Wiranto yakin Jokowi sudah memiliki analisa yang tajam terkait perombakan kabinetnya. "Sekarang sudah terjawab hari ini Presiden sudah melakukan langkah-langkah yang kebetulan sesuai dengan apa yang diharapkan rakyat, pengamat dan publik. Bahwa ada satu reformasi di cabinet. Mari kita tunggu hasilnya gimana, kita lihat apakah keputusan kebijakan presiden saat ini betul-betul membuahkan satu perbaikan kinerja kabinet," pungkasnya. (Dang).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top