Indonesia English
Rabu, 18 Oktober 2017 |
Hukum dan Kriminal

Puskesmas Sargeni Diduga Lakukan Pungli Terhadap Pasien Bersalin

Kamis, 12 Oktober 2017 12:47:09 wib - Komentar
Puskesmas Sargeni di Jalan Rangkasbitung - Cileles, KM 22 Kampung Rancagede, Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak.

Lebak, (Banten88.com): Puskesmas Sarageni Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, diduga telah melakukan pungutan liar (pungli) terhadap para pasien ibu bersalin sebesar Rp 500.000 hingga 700.000 saat melakukan persalinan. Pungli tersebut sudah berjalan sejak lama, namun hingga kini belum ada tindakan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak.

Sejumlah ibu bersalin yang berhasil terekam Banten88 mengaku terpaksa harus mengeluarkan uang ratusan ribu saat bersalin di Puskesmas Sarageni. Karena kalau tidak memberikan uang sesuai yang di minta pihak Puskesmas takut tidak mendapatkan perawatan dan pelayanan yang maksimal sesuai Standar Oprasional Prosudur (SOP) yang di berikan kepada ibu bersalin.

"Saya bukan karena mampuh membayar biaya persalinan, ini karena keterpaksaan yang harus saya keluarkan uang karena saya takut gak di layani," kata  Nia warga Cipancur salah satu korban pungli saat bersalin beberapa waktu lalu.

Hal yang sama dialami Arsah dan Sulastri warga Rancagede, Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, dirinya merasa keberatan saat bersalin di Puskesmas Sarageni yang jaraknya hanya puluhan meter dari kediamanya di haruskan membayar uang bersalin sebesar Rp 600.000 oleh salah satu bidan yang menangani persalinanya.

"Saya kaget, saat bidan yang menangani menyuruh saya harus membayar biaya bersalin sebesar enam ratus ribu, dengan berat hati terpaksa bayar," ujar Sulastri.

Sementara Iyas Kepala Desa Jayasari merasa prihatin adanya permintan uang dengan cara tidak elok kepada setiap ibu bersalin yang dilakukan pihak Puskesmas. Permintaan uang  yang terkesan dipaksa tersebut terjadi merata tanpa melihat setatus ekonomi dan sosial ibu bersalin warga Jayasari yang nota bene keluarga tidak mampuh.

Iyas mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak segera  menindak oknum bidan yang telah melakukan tindakan melawan hukum dan mengevaluasi pejabat Puskemas Sarageni yang telah melakukan pembiaran terhadap pungli tersebut.

"Saya minta Dinas Kesehatan selaku pihak yang bertanggungjawab segera menindak oknum bidan yang telah melakukan pungli dan mengevaluasi pejabat PKM Sargeni. Selain itu saya juga minta bidan tersebut di mutasi ke Puskesmas lain agar tidak bikin gaduh warga Jayasari," tegas Iyas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, H Sukirman mengaku belum mengetahui adanya praktek permintaan uang yang dilakukan Puskesmas Sarageni terhadap pasien bersalin. Tentunya, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak secepatnya akan menelusuri inpormasi berita tersebut.

"Terima kasih atas inpormasinya, kita akan telusuri," imbuh H Sukirman melalui pesan elektronik kepada Banten88, Kamis (12/10/2017). (Eli)

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top