Indonesia English
Kamis, 19 Oktober 2017 |
Pendidikan

Siswi SMKN Pulo Ampel Juara Bahasa Jerman

Rabu, 11 November 2015 07:16:10 wib - Komentar
Niki Mayang Sari dan Lailatul Karomah.

Serang, (Banten88.com):– Prestasi dua siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) I Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Banten  sungguh sangat menggembirkan. Niki Mayang Sari dan Lailatur Karomah, keduanya menyabet juara pertama dan kedua dalam ajang lomba debat bahasa Jerman tingkat SMU se-Provinsi Banten.

Lomba debat bahasa yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Banten belum lama ini dilaksanakan di Kota Tangerang. Dalam kegiatan tersebut salah satu yang dilombakan adalah debat bahasa Jerman. Ajang lomba tingkat SMU itu diikuti oleh seluruh perwakilan siswa dan siswi terbaik yang mewakili almamaternya di semua sekolahan tingkat provinsi.

Tidak kalah hebat dengan duta dari peserta sekolah favorit lain, Mayang Sari dan Lailatul begitu atraktif fasih berdebat dengan berbahasa Jerman. Penampilan Mayangsari yang mampu menjawab dan menyampaikan pesannya lewat acara debat, mampu menyihir pengunjung dan para juri yang mengaku terpukau melihat gaya penyampaian dan aksinya.

Lomba debat bahasa ini terbilang alot, karena selain Mayang Sari dan Lailatul tentu peserta lain juga bagus-bagus dan tampil memukau. Namun pada akhirnya Mayang Sari mampu menjadi juara pertama dan berhasil mengalahkan  para pesaingnya. Keberhasilan Mayang Sari tentu saja mendongkrak popularitas SMKN 1 Pulo Ampel asal sekolah Mayang.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Engkos Kosasih Samanhudi mengaku bangga atas capaian yang diraih Mayang. Menurutnya, kegiatan lomba bahasa itu merupakan program rutin yang diselenggarakan, dimana dengan ajang lomba itu dapat menggali potensi siswa. “Bagus sekali penampilannya, saya sangat mengapresiasinya,” katanya.

Dikatakan Engkos, kegiatan lomba debat bahasa Jerman ini, pemenangnya yang mewakili untuk mengikuti debat bahasa Indonesia dan bahasa asing tingkat nasional yang sudah dilakukan di Kepulauan Riau, Batam. “Ya bulan kemarin Mayang mengikuti lomba di Batam. Tentu mewakili Banten pada level nasional,” imbuhnya.

Ditemui di sekolahnya, Niki Mayang Sari anak kedua dari empat bersaudara dari pasangan Tabrani dan Hartati ternyata merupakan siswi aktif berorganisasi di sekolahnya. Menjadi Paskibra, PMR, Pramuka dan sejumlah kegiatan ekstra kurikuler dijalaninya. “Kalau di sekolah hampir semua kegiatan ikut, menjadi juara satu pasti bangga dong,” katanya.

Setelah lulus dari SMK, Mayang Sari mengungkapkan keinginannya untuk melanjutkan sekolah di LP3I. Mayang tidak ingin hanya selesai sampai lulus SMK, bayangan menjadi mahasiswi di salah satu perguruan tinggi tentu menjadi motivasinya. “Semua tergantung bapak sama mamah, kalau ada rejeki saya ingin melanjutkan kuliah di LP3I,” harapnya.

Keinginan Mayang, sama juga seperti keinginan Lailatuh Karomah yang menjadi juara dua di ajang yang sama. Lima bersaudara dari pasangan H Junaedi Syohar dan Safuroh ini memiliki cita-cita untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. “Kalau keinginan pasti mau kuliah, tapi semua kan gimana mamah aja,” katanya malu-malu.

Kepala sekolah SMKN 1 Pulo Ampel, Ali Rohman mengatakan, keberhasilan kedua siswinya tentu tidak terlepas dari peran para guru dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan menerapkan di siplin dan motivasi yang tinggi dalam belajar terhadap para siswa-siswi menjadi salah satu kuncinya. “Disamping kegiatan yang rutin dalam proses belajar mengajar kami juga tidak henti-hentinya terus menerus memberikan motivasi untuk lebih giat belajar,” imbuhnya. (Abnas).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top