Indonesia English
Jumat, 15 Desember 2017 |
Ekonomi dan Bisnis

Teddy Meiyadi Kukuhkan Lembaga Ekonomi Kreatif Tangsel

Kamis, 07 Desember 2017 17:56:13 wib - Komentar
Teddy Meiyadi usai mewakili Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, membuka acara pengukuhan kelembagaan ekonomi kreatif Tangerang Selatan (Tangsel), yaitu MAKET (Masyarakat Kreatif Tangsel), di ruang Auditorium, Hotel Mercure, Alam Sutera. Rabu (6/12).

Tangsel,(Banten88.com): Industri kreatif didefinisikan sebagai penciptaan nilai tambah (velue) berbasis ide yang lahir dari kreativitas sumber daya manusia dan berbasis pemanfaatan ilmu pengetahuan, termasuk warisan budaya dan teknologi. Demikian disampaikan Teddy Meiyadi usai mewakili Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, membuka acara pengukuhan kelembagaan ekonomi kreatif  Tangerang Selatan (Tangsel), yaitu MAKET (Masyarakat Kreatif Tangsel), di ruang Auditorium, Hotel Mercure, Alam Sutera. Rabu (6/12).

Teddy Meiyadi menambahkan, Sumber daya utaman Maket  adalah kreativitas (creativity) yang didefinisikan sebagai kapasitas atau faktor penggerak untuk menghasilkan inovasi dan karya berbeda (out of the box).

“Lembaga ini, (MAKET), harus bergerak dengan lima langkah yang harus disiapkan. Yaitu, rencana atau programnya,  penerapan sistem yang digunakan berbasis teknologi, personil atau sdmnya yang professional, sarana dan prasarannya dan terakhir anggran,” kata Teddy.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Judianto bahwa ekonomi kreatif menempatkan kreativitas dan pengetahuan sebagai  aset utama dalam menggerakan perekonimian.    “Ekonomi kreatif harus dijadikan prioritas utama di Tangsel. Karya seni, kuliner, animasi, fashion dan sub sektor lainnya, merupakan potensi yang berumber dari ide-ide kreatif berasal dari masyarakat, “kata Judianto.

Atas dasar tersebut, lanjut Judianto, melalui dinas priwisata berinisiasi membentuk sebuah kelembagaan ekonomi kreatif yang mampu mendongkrak seluruh potensi disegala aspek ekonomi kreatif.

“Saya berharap MAKET mampu menyatukan seluruh potensi ekonomi kreatif yang tumbuh di Tangerang Selatan. Dan mendorong langkah inovasi sebagai upaya mendongkrak nilai tambah dan berdaya saing,”harapnya.

Sementara itu, Ketua MAKET, Hilmi Fabeta menjelaskan bahwa dalam divisi pengembangan sektor kreatif semua potensi seperti kuliner, fesyen, teknologi informasi, kesenian dan lainnya diharapkan dapat berupaya maksimal mendongkrak kegiatan ekonomi kreatif di Tangerang Selatan.   “Kami akan membawa lembaga ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi-potensi kreatif dan peningkatan velue perekonomian  di Tangerang Selatan, dengan pendekatan yang lebih kekinian,” kata Hilmi saat memberikan sambutan.

MAKET adalah sebuah wadah pelaku ekonomi kreatif yang memiliki visi dan misi mengakomodir pelaku ekraf, mengembangkan ide serta meningkatkan velue pada sector ekonomi kreatif di Tangerang Selatan. (SS).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top