Indonesia English
Senin, 04 Juli 2022 |
Politik

1 MEI BUKAN HARI MEMANCING IKAN MASSAL TAPI MOMENTUM UNTUK MEMPERJUANGKAN KESEJAHTERAAN PEKERJA

Minggu, 28 April 2019 08:22:55 wib - Komentar
Dwi Jatmiko.

Jakarta,(Banten88.com) : TANGGAL 1 Mei atau dikenal dengan istilah May Day, bukanlah hari memancing ikan secara massal, tapi May Day adalah momentum perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya.  " Tolak segala bentuk campur tangan pemerintah dalam upaya pembelokan peringatan hari buruh sedunia yang populer disebut sebagai May Day ". Demikian salah satu seruan yang disampaikan Serikat Buruh/Serikat Pekerja (SB/SP) se Tangerang Raya kepada media cyber Banten88.com  Sabtu (27/5/2018) menjelang unjuk rasa aksi besar - besaran yang akan digelar dalam rangka memperingati Hari Buruh se dunia pada Rabu (1/4/2019).

Aliansi SB/SP se Tangerang Raya adalah gabungan serikat pekerja eksis seperti FSBM, K SPSI 1973, FSB GARTEKS, K-SBSI, FSB NIKEUBA K-SBSI, FSB KUI K-SBSI, GASPERMINDO dan SEKAR YASUNI dan lain - lainnya.

Untuk memenuhi persyaratan diselenggarakan unjuk rasa, para pengurus SB/SP Tangerang Raya sudah mengirim surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Kapolda Metro Jaya, Kapolda Banten, Kapolrestro Tangerang, Kapolres Tangerang dan Kapolresta Tangerang Selatan(Tangsel).

Adapun tuntutan yang akan disampaikan kepada pemerintah saat unjuk rasa 1 Mei selengkapnya adalah :

1. Stop produksi pabrik selama peringatan May Day.

2. Tanggal 1 Mei bukan hari mancing ikan massal di Indonesia.

3. Cabut PP No. 78/2005 tentang Pengupahan.

4. Hapus Permenaker No.15/2018 yang merupakan instrumen penghisapan keringat buruh/pekerja.

5. Hapus Permenaker No.36/2016 tentang Pekerja Magang.

6. Hapus sistem kerja kontrak dan outsourching.

7. Berikan kesehatan gratis dan berkualitas untuk rakyat.

8. Tindak tegas oknum Disnakertrans yang menyalah gunakan wewenang dan jabatan.

9. Tolak segala bentuk campur tangan pemerintah dalam upaya pembelokan peringatan May Day.

Penegasan seruan ini mengingat  bahwa Tangerang adalah Kota 1000 Industri. Peringatan Hari Buruh se Dunia pada 1 Mei sebagai penyemangat untuk terus berkabar dan berjuang, bukan sebagai hari yang diperingati dengan berbagai kegiatan antara lain seperti olahraga, tanam pohon, mancing ikan, ndangdutan atau acara berbungkus kegiatan sosial lainnya. Semua kegiatan itu seperti itu juga penting namun seperti diungkapkan para pengurus SB/SP Tangerang Raya kepada media cyber Banten88.com, tapi laksanakanlah pada momentum yang tepat, tegasnya. Jangan pula kegiatan ini hanya untuk memutasikan isue dan melemahkan gerakan buruh, tandasnya lagi.

Terkait dengan hal tersebut, pengurus SB/SP Tangerang Raya menyerukan kepada seluruh anggota untuk turun kejalan pada peringatan May Day dan meminta :

A. 1 Mei stop produksi.

B. 1 Mei bukan mancing ikan.

C. 1 Mei tidak ada yang di pabrik, tidak ada yang berada dikontrakan tapi mari turun kejalan menuntut point - point perubahan.

Sementara itu DPD K SPSI 1973 Provinsi Banten yang merupakan anggota aliansi SB/SP Tangerang Raya melalui ketua DPD H. Dwi Jatmiko, SE, MM menyerukan agar seluruh pengurus dan anggota K SPSI 1973 Provinsi Banten berperan aktif bersama seluruh anggota aliansi SB/SP Tangerang Raya untuk turun kejalan memperingati May Day untuk memperjuangkan kesejahteraan para buruh/pekerja dengan konsisten dan komited atas point - point strategis perjuangan yang telah dirumuskan. (SS).

KOMENTAR DISQUS :

Top