Indonesia English
Selasa, 09 Agustus 2022 |
Nasional - Peristiwa

11 Kali Luncurkan Awan Panas, Gunung Sinabung Status Awas

Sabtu, 13 Juni 2015 19:40:58 wib - Komentar
Gunung Sinabung

Karo, (Banten88.com) - Status Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara sudah terlihat batuk-batuk dan mengeluarkan beberapa kali semburan. Gunung itu terus menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Hingga sore tadi, Gunung Sinabung sudah meluncurkan awan panas sebanyak 11 kali. Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung Armen Putra, mengatakan luncuran tersebut tercatat sekitar pukul 00.00 WIB hingga sekitar pukul 17.01 WIB, Sabtu (13/6). "Luncuran awan panas mengarah ke Tenggara," ujar Armen kepada wartawan.

Dikatakan Armen, luncuran awan panas mencapai 3 Kilometer. Sementara pada pukul 17.01 WIB tadi mencapai 2,5 Km. "Juga terjadi abu vulkanik dengan ketinggian Seribu meter dengan waktu sekitar 58 menit secara terus menerus," kata Armen.

Akibat luncuran itu kata Armen, diperkirakan hujan abu tersebut mencapai wilayah Berastagi. Terkait itu, pihaknya akan melakukan evaluasi. Status Gunung Sinabung masih berstatus Awas. Sebelumnya, BNPB telah merekomendasikan agar penduduk dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Pasca naiknya status Gunung Sinabung menjadi Awas pada Selasa (2/6/2015) malam. Sekitar 2.727 warga yang berdomisili di radius 7 Kiolometer di Selatan-Tenggara Gunung Sinabung dievakuasi ke Kabanjahe.

Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyatakan bahwa status gunung tersebut dinaikkan karena terjadi peningkatan aktivitas secara signifikan dalam dua hari. Volume kubah lava juga meningkat menjadi lebih dari 3 juta meter kubik dan labil. Kondisi ini berpotensi terjadi guguran kubah yang diikuti awan panas guguran ke Selatan dan Tenggara sejauh sekitar 7 km dari puncak kawah.

Peningkatan status Awas Gunungapi Sinabung ini telah dilaporkan oleh Kepala Badan Geologi, Surono, kepada Kepala BNPB, Syamsul Maarif, pada Selasa (2/6) pukul 23.00 WIB, kata Sutopo melalui keterangan tertulis, Rabu (3/6), BNPB merekomendasikan agar penduduk yang berdomisili di radius 7 kilometer di Selatan - Tenggara (Pasarpinter Gurukinayan-Simpang Sibintun/Perjumaan Batukejan, Jembatan Lau Bunaken Tigapancur, Desa Tigapancur-Perjumaan Tigabogor, Desa Pintubesi) untuk dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Hal itu untuk mengantisipasi awan panas yang nantinya juga akan dilakukan penutupan sejumlah ruas jalan.

"Tujuh desa dan satu dusun direkomendasikan direlokasi warganya, adapun jalan yang kemungkinan akan ditutup jika muncul awan panas yakni Jln Raya Simpang-Gurukinayan-Simpang Sibitun-Jembatan Lau Bunaken Tigapancur - Ojolali," ujar Sutopo.

BNPB tidak dapat memastikan kapan erupsi Gunung Sinabung akan berakhir. Hingga kini Kepala BNPB dan Bupati Karo terus berkoordinasi untuk melakukan antisipasi terhadap kenaikkan status Gunung Sinabung. "Fenomena ini mirip dengan Gunung Unzen di Jepang yang erupsi berlangsung selama 5 tahun setelah 200 tahun tidak erupsi," pungkasnya. (Dang).

KOMENTAR DISQUS :

Top