Indonesia English
Minggu, 29 Mei 2022 |
Nasional - Peristiwa

15.000 Santri Banten Sambut Hari Santri Nasional

Selasa, 20 Oktober 2015 21:38:22 wib - Komentar
Irvan Santoso.

Serang,(Banten88.com): Sebanyak 15.000 (lima belas ribu) santri yang tersebar di seluruh wilayah Provinisi Banten akan meramaikan Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Banten di Masjid Raya Al-Bantani KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (22/10/2015).

“Deklarasi Hari Santri Nasional akan dilakukan di Mesjid Istiqlal Jakarta oleh Bapak Presiden Joko Widodo, di Banten sendiri akan dihadiri Pak Gubernur (Rano Karno) dan 15.000 santri, 1.000 ulama dan ratusan tamu undangan,” kata Kepala Biro Kesra Pemprov Banten Irvan Santoso, di Serang, Selasa (20/10).

Menurut Irvan, sedianya Presiden Jokowi akan datang langsung ke Banten untuk mendeklarasikan Hari Santri Nasional, dikarenakan pada waktu bersamaan akan menerima tamu kenegaraan dari Denmark, sehingga kementrian agama RI menyiapkan pencanangan Hari Santri tersebut di Jakarta.

 

“Pada prinsipnya, ada atau tidak adanya Bapak Presiden, format dan konten acara kami relatif sama dan meriah, kegiatan ini sekaligus juga dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam (1 Muharram 1437 H) dan tasyakuran HUT Banten ke-15. Ini juga instruksi dari Bapak Gubernur (Rano Karno), ” kata Irvan di Aula Setda Banten.

Irvan melanjutkan, Hari Santri Nasional dipandang perlu tetap diselenggarakan di Provinsi Banten untuk meningkatkan spirit kaum santri sebagai salah satu aktor utama revolusi mental. Selain itu, sebagai bentuk implementasi Banten sebagai daerah yang religius dengan segala potensinya.

 “Para santri (Pondok Pesantren) sangat signifikan dalam perjuangan kemerdekaan RI dan perjuangan mengisi kemerdekaan dengan berbagai karya nyata yang tidak terbantahkan,” jelas Irvan.

Dalam peringatan Hari Santri Nasional tersebut, Irvan menyebutkan, panitia sudah menyusun berbagai agenda kegiatan diantaranya, tausiyah, zikir dan doa bersama bertajuk “Doa Untuk Negeri” dipimpin oleh KH Abuya Murtadlo Cadasari, dan pembacaan ayat suci Alquran secara serentak oleh sekitar 15.000 santri dengan target 1000 kali khatam Quran, serta pasar murah dan warung amal.

“Sebagai wujud komitmen Pemprov Banten untuk terus mengembangkan kegiatan keagamaan khususnya terkait pengembangan pondok pesantren, Gubernur Banten akan memberikan 8 (delapan) voucher umroh gratis yang diperuntukan bagi santri yang hadir yang berasal dari 8 Kabupaten/Kota se-Banten, ditambah pemberian kadedeuh (bonus) kepada para kafilah Provinsi Banten yang telah berhasil menjadi juara umum kedua pada ajang STQ Nasional beberapa waktu lalu, ” ujarnya.

Sebelumnya Gubernur Banten Rano Karno mengatakan, Visi Pemerintah Provinsi Banten yaitu “Bersatu Mewujudukan Rakyat Banten Sejahtera Berlandaskan Iman dan Taqwa”. Visi ini akan diwujudkan salah satunya dengan mengembangkan pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang kuat, mandiri dan merupakan salah satu pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Provinsi Banten memiliki potensi pondok pesantren yang cukup besar untuk dikembangkan dalam rangka pembangunan daerah dan nasional. Kita punya Banten Lama, pondok pesantren modern dan tradisional.” kata Rano.

Rano mengakui, salah satu wilayah di Banten yakni Pandeglang dijuluki Kota Santri dan Pandeglang terkenal dengan daerah yang historis, patriotis dan agamis. Bahkan tercatat dalam sejarah pada masa Kesultanan Banten yang dipimpin Sultan Maulana Hasanudin. “Wilayah Banten menjadi salah satu pusat perkembangan Islam, Banten juga mempunyai peranan penting dalam tumbuh dan berkembangnya Islam, khususnya di daerah Jakarta dan Jawa Barat,” ucapnya.

Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Banten Deden Apriandhi mengatakan, peringatan Hari Santri Nasional yang pertama akan diperingati di tingkat Provinsi Banten di bawah koordinasi Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Banten.

“Mudah-mudahan bisa berjalan sukses pada peringatan Hari Santri untuk pertama kalinya ini. Kalau di Jakarta secara nasional dipusatkan di Mesjid Istiqlal Jakarta, kalau di Banten akan dipusatkan di Mesjid Raya Al-Bantani KP3B, yang akan diisi berbagai acara yang digelar para santri dan kiyai seperti doa bersama, khataman Al-Quran dan tahfidz,” kata Deden.(YAN).

KOMENTAR DISQUS :

Top