Indonesia English
Senin, 23 Juli 2018 |
Peristiwa

464 Peserta Ikuti MTQ Banten

Senin, 17 April 2017 22:21:55 wib - Komentar
Penjabat Gubernur Banten Nata Irawan melantik 172 orang Dewan Hakim Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XIV Tingkat Provinsi Banten Tahun 2017, di Ballrom Marbella Hotel Anyer, Kabupaten Serang, Banten. Senin (17/04/2017) sore.

SERANG,(Banten88.com):Sebanyak 464 peserta dari delapan kabupaten/kota  siap mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XIV tingkat Provinsi Banten. Penetapan jumlah peserta ini berdasarkan surat keputusan Ketua Umum lembaga pengembangan LPTQ Provinsi Banten nomor : 066/LPTQ-BTN/IV/2017 tentang penetapan peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XIV tingkat Provinsi Banten 2017. 

“Ya, untuk jumlah peserta MTQ yang akan tampil pada MTQ ke-XIV tingkat Provinsi ini sebanyak 464 peserta. Keputusan ini berdasarkan hasil rapat dengan LPTQ kabupaten/kota,” kata Syibli, Senin, (17/4). 

Dijelaskan Syibli, 464 peserta akan mengikuti sebanyak 11 cabang dan 20 golongan yang dilombakan.  Ke 11 cabang itu di antaranya, cabang tilawah, Qira’at Al-Qur’an, tahfidz, cabang tafsir al-Qur’an, Syarh al-Qur’an, Fahm al-Qur’an, Qira’atul-Kutub, Khath al-Qur’an, cabang Musabaqah Makalah al-Qur’an (MMQ), dan Musabaqah Hifdzil Hadis (MHH). Sedangkan, cabang tilawah yang terbagi dalam lima golongan yakni tilawah dewasa, remaja, kanak-kanak, tilawah canet, dan tilawah murrotal. Cabang, Qira’at Al-Qur’an, tahfidz yang tebagi dalam lima golongan golongan tahfidz 1 juz dan tilawah, tahfidz 5 juz dan tilawah, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz. Di mana cabang tafsir ini terbagi dalam tiga golongan yakni tafsir bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia.

“Untuk cabang Qira’atul-Kutub terbagi  tiga golongan yakni dewasa, wustho, dan ula. Sedangkan, Khath al-Qur’an terbagi dalam empat golongan yakni naskah, hiasan mushaf, dekorasi, dan kontemporer,” katanya.

 “Ke 464 kalifah ini terdiri atas putra dan putri tingkat kanak-kanak, remaja serta dewasa.  Mereka nantinya bersaing meraih juara di 11 cabang dan 20 golongan,” sambungnya. 

Terpisah, Ketua Umum LPTQ Provinsi Banten Ranta Soeharta menerangkan, digelarnya kegiatan MTQ ini dengan untuk mendapatkan kader-kader Qur’ani, meningkatkan Ukhuwah Islamiyah melalui jalinan budaya baca Al-Qur’an serta pemahaman isi dan kandungan Al-Qur’an, membumikan Al-Qur’an Menuju Banten yang Beriman dan Bertaqwa. Selain itu untuk membangun Silaturrahmi antar Qori-qoriah Hafidz-Hafidzah, Mufasir-Mufasiroh dan Khottot-Khottotoh. Serta, menumbuhkah kembangkan tradisi magrib mengaji di Banten.

”Apalagi, di ajang MTQ tingkat nasional pada tahun 2015 lalu, Banten berhasil menjadi juara umum MTQ tingkat nasional di Mataram, NTB,” katanya. (ADV)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top