Indonesia English
Selasa, 06 Desember 2022 |
Pendidikan

500 LEBIH SISWA SISWI SMPN 2 JALAKSANA PADATI BUMI PERKEMAHAN CINIRU

Kamis, 13 September 2018 22:00:50 wib - Komentar
SISWI SMPN 2 Jalaksana saat kegiatan di Bumi Perkemahan Ciniru.

KUNINGAN,(Banten88.com): DESA Ciniru Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan, Jabar jika malam tiba suasananya sunyi senyap. Namun sejak Kamis (13/9/2018) situasi dinamis, ramai dan penuh gembira akanmewarnai desa tersebut. Dikarenakan 535 siswa dan siswi SMPN 2 Jalaksana memadati bumi perkemahan didesa tersebut hingga Sabtu (15/9/2018).

Kepala SMPN 2 Jalaksana, Drs.H.Supena, M.Pd dilokasi perkemahan yang mega luas itu, menyempatkan menjawab pertanyaan Seno Supono dari media cyber Banten88.com. Berikut petikan wawancaranya.

Banten88.com : Seberapa pentingkah penyelenggaraan camping untuk siswa ?.

Supena : Untuk siswa siswi kegiatan camping sangat diperlukan. Camping bermanfaat untuk meningkatkan kemandirian siswa, mempererat kebersamaan antar Penggalang, menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan, menambah wawasan dan meningkatkan ketrampilan Kepramukaan.

Banten88.com : Berapa jumlah siswa siswi SMPN 2 Jalaksana ?.

Supena : Seluruhnya 535 anak didik.

Apa Motto atau Kredo atau Tag Line SMPN 2 Jalaksana :

Supena : Motto kami adalah MANTAP yang diartikan bahwa sekolah yang kami pimpin Insya Allah Maju, Aman, Nyaman, Tertib, Agamis dan Berprestasi.

Banten88.com : Prestasi apa saja yang sudah diraih dalam bidang seni dan olahraga ?.

Supena : Peringkat 3 putri dan peringkat 5 dalam lomba Pupuh  dalam kegiatan Paskab tingkat Kabupaten serta peringkat 4 putra untuk lomba atletik tingkat kabupaten.

(Catatan Kaki : Dari Baraya Pasundan diperoleh definisi  Pupuh berasal dari Bahasa Sunda Pepeuh. Adalah bentuk puisi tradisional Bahasa Sunda yang memiliki jumlah suku kata dan Rima tertentu dalam setiap barisnya. Terdapat 17 jenis Pupuh masing - masing memiliki sifat tersendiri dan digunakan untuk tema cerita yang berbeda).

Banten88.com : Camping ini kegiatan rutin kah ?.

Supena : Kegiatan camping dalam penerimaan calon Penggalang Pramuka, sudah merupakan agenda tahunan sekolah. Meski ada tantangan namun tetap mengkedepankan rasa gembira bagi para Penggalang.

Banten88.com : Terkait kebutuhan vital dalam camping, antara lain tenda.  Apakah pihak sekolah memiliki peralatan tsb ?.

Supena : Sekolah kami punya tenda besar posko peleton ukuran

5 x 12 M ditambah 42 buah tenda regu.

Banten88.com : Diera sekarang yang semua serba instant, apakah cara berkemah masih seperti jaman dulu ?.

Supena : Peserta camping membawa peralatan masak sendiri dan memasak di perkemahan.

Banten88.com : Oh berarti masih seperti jaman dulu.

Banten88.com : Bagaimana mengawasi dan mengendalikan ratusan siswa siwi agar tetap save dari sisi keamanan dan keselamatan ?.

Supena : Semua guru dan karyawan sekolah berpindah kegiatan selama 3 hari di perkemahan. Hal ini bertujuan agar kegiatan berjalan lancar dengan dukungan semua pihak dan pengamanan penuh dari seluruh guru baik siang maupun malam.

Banten88.com : Apa saja jenis kegiatan selama beekemah ?.

Supena : Ada kegiatan penjelajahan siang selama 4 jam. Kemudian dalam rangka memperingati datangnya Tahun Baru Hijriah 1440 H, pada Kamis malam kami mendatangkan Penceramah dari Pondok Pesantren Al Mutazam. Guna meningkatkan ketrampilan siswa, kami adakan lomba teknik kepramukaan. Juga demo setiap ekstra kurikuler, dan kegiatan peduli lingkungan, jelajah malam. Pada penutupan nanti akan ada malam api unggun serta hiburan.

Banten88.com : Apa antisipasi jika misalnya ada siswa atau siswi sakit di lokasi perkemahan ?.

Supena : Kita telah membentuk Posko Kesehatan dengan melibatkan siswa peserta PMR/UKS dengan bimbingan dan arahan pembinanya. Cara mengantisipasi jika ada siswa atau siswi sakit selanjutnya dibawa ke Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat. (SS).

KOMENTAR DISQUS :

Top