Indonesia English
Minggu, 09 Mei 2021 |
Pendidikan

92 Calon Kepala Sekolah Ikuti Diklat In Service Training

Rabu, 28 April 2021 17:00:09 wib - Komentar
Diklat In Service Training (ICT) 1 bagi calon Kepala Sekolah dengan moda luring tahun 2021.

SERANG (Banten88.com) : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Serang bekerjasama dengan LPMP Banten dan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) melaksanakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) In Service Training (IST) 1 bagi calon Kepala Sekolah dengan moda luring tahun 2021. Kegiatan IST 1 dimulai dari 24 sampai 28 April 2021, betempat di Anyar, dibuka oleh kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Serang, Dr. Asep Nugahajaya, M.Pd Untuk diklat Tahap kedua direncanakan akan dibuka oleh ibu Bupati Kabupaten Serang, Hj. Tatu Chasanah, SE, M.Ak. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, Dr.H.Asep Nugrahajaya, M.Pd mengatakan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 6 tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah menyebutkan bahwa calon kepala sekolah yang akan diangkat menjadi kepala sekolah harus mengikuti Pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah untuk mendapatkan sertifikat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) calon kepala sekolah sebagai syarat administrasi pengangkatan. “LPPKS sebagai lembaga dibawah naungan Kemendikbud yang bertujuan untuk mencetak para kepala sekolah agar memiliki integritas yang baik,”kata H. Asep.

Tujuan diklat IST 1 ini, sambung H. Asep adalah untuk menguatkan kepala sekolah pada ranah manajerial, kewirausahaan, supervisi, kepemimpinan, penguatan Pendidikan karakter dan pengembangan sekolah berdasarkan 8 standar nasional Pendidikan (SNP).

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kabupaten Serang, Yani Susantiana menyampaikan, model diklat calon Kepala sekolah ini, lanjut Yani, dirancang dalam 4 tahap yakni  On The Job Training (OJT) 1, In Service Training (IST) 1, On the job Training (OJL) 2 dan In Service Training (IST) 2 dengan pola 300 jam mata pelajaran.

“Diklat IST 1 ini diikuti 92 orang, calon kepala sekolah baik SD dan SMP. Terbagi dalam 5 kelas yakni kelas A, B, C, D dan E. Nara sumber diklat diisi oleh widyaiswara dari LPMP Banten. Diklat dibiayai dari Anggaran APBD Kabupaten Serang,”kata Yani Susantiana.

Salah satu Narasumber dari LPMP Banten, (Widyaprada LPMP Banten), Siti Jahroh, M.Si mengatakan sebagai kepala sekolah yang baik harus memiliki karakter yang baik, harus visioner dan Inovatif dalam mengembangkan sekolahnya. Dalam diklat ini, peserta mengikuti kegiatan mengenai kebijakan Kemendikbud, kebijakan Pemerintah daerah, orientasi kegiatan, latihan kepemimpinan, penyusunan Rencana Kegiatan Sekolah (RKS), pengelolaan keuangan sekolah, pengelolaan peserta didik, pengelolaan sarana dan prasarana, pengelolaan kurikulum, Manfaat TIK dalam peningkatan pembelajaran, rencana tindaklanjut Pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah dan supervisi akademik. “Pada awal peserta mengikuti pree test kemudian masuk sesi materi tentang kebijakan Kemendikbud, pembentukan karakater, manajerial sekolah, supervise guru dan tenaga kependidikan, pengembangan kewirausahaan dan rencana tindak lanjut (RTL). Pada hari terakhir mereka mengikuti pos tes,”kata Siti.

Salah satu peserta diklat, Adang Sutarman, M.Pd yang juga menjadi ketua kelas D mengatakan dalam kegiatan diklat calon kepala sekolah ini, modal penting yang harus dimiliki oleh para calon kepala sekolah dalam mengemban tugasnya nanti. Narasumber yang dihadirkan oleh penyelenggara sangat kompeten di bidangnya. Para peserta sangat antusias, semangat dan serius  mengikuti rangkaian kegiatan diklat IST 1 dengan penuh rasa tanggung jawab. “Paska kegiatan diklat ini, para peserta langsung melaksanakan praktik di lapangan dengan mengikuti magang di 2 sekolah asal dan sekolah yang sudah dituju oleh peserta berdasarkan penilaian AKPK,”Jelas Adang Sutarman, guru SMPN 1 Pamarayan ini. (Iman).

KOMENTAR DISQUS :

Top