Indonesia English
Senin, 17 Desember 2018 |
Nasional

ADAM ISMAIL : SENI MERUPAKAN BAGIAN DARI KEPEMIMPINAN

Senin, 12 November 2018 21:30:09 wib - Komentar
Adam Ismail.

BANDUNG (Banten88.com) :SENI merupakan bagian dari kepemimpinan. Kolaborasi antara ilmu kepemimpinan dengan seni, akan menghasilkan pola kepemimpinan yang dinamis. Demikian diungkapkan Drs. H. Adam Ismail, M.Si, Kabag Adum (Administrasi Umum) yang saat ini sedang menempuh studi S.3 kepada media cyber Banten88.com.

Adam diluar tugasnya yang padat adalah seorang olahragawan penuh resiko dan perlu nyali besar, menuntut phisik prima dan full konsentrasi yakni motocross dan seorang player untuk lagu pop tahun 70 an. Ia bisa memainkan seluruh alat musik seperti organ, guitar dan bas. Belum lama ini, Banten88.com menyaksikan Adam sedang performance saat membawakan instrumen lagu tenar tahun 70 an judulnya  I've Been A Way Too Long karya George Baker Selection yang ia mainkan dengan sangat apik. Tokoh pemuda Sumedang ini juga menyukai band legendaris Koes Plus. Ketika Koes Plus tampil di eks Kampus IIP Jakarta, Adam dengan intens berbincang dengan sang vocalis Koesyono Koeswoyo atau beken disapa mas Yon Koeswoyo. Masih tentang Seni dan Kepemimpinan, Adam menambahkan " Orang yang tidak punya jiwa seni, saat dia memimpin akan selalu berpikir parsial, egois dan diktator sehingga jarang menggunakan perasaan dalam mengambil kebijakan ", tegasnya. Masih urai Adam, dengan ilmu hidup ini akan menjadi mudah. Dengan berbekal seni, maka hidup akan menjadi indah dan dengan Agama, hidup akan terarah, paparnya penuh filosofi.

MENGHARGAI HAKEKAT KEMANUSIAAN

Adam dikenal memiliki leadership yang kuat.  Pergaulannya luas tingkat pejabat hingga rakyat jelata. Bahkan preman yang bengis, menaruh hormat padanya. Ketika ia menjabat sebagai Kasubag Pamdal (Pengalaman Dalam) IPDN ketika terima laporan ada pencuri gentayangan di kampus IPDN, Adam mengejar sendiri pencuri tsb  tanpa meminta bantuan anak buah.

Perburuan berakhir duel  satu lawan satu dan pencuri tersebut setelah diberi pukulan tangan kosong, langsung tersungkur dan minta ampun. Sosok ini sejak SD hingga SMA dikenal jago berkelahi. " Tapi era itu berkelahinya satu lawan satu mas, kami benar gentle dan tidak musim keroyokan. Kalau gara - gara berkelahi lalu dipanggil polsek, ya sudah resiko "  kilah Adam mengisahkan masa remajanya yang penuh gejolak darah muda. " Hati kecil saya sebenarnya tidak ingin berkelahi, tapi lingkungan sulit saya hindari ", ungkapnya. Semua pengalaman hidup dimasa remaja, menjadikan Adam tampil sebagai sosok bijak dan sangat menghargai hakekat kemanusiaan " Melihat manusia itu jangan dari segi untung rugi. Karena semua akan ada manfaatnya. Siapa tahu suatu saat orang itu akan berguna untuk kita ", tutur Adam lagi kepada Banten88.com.

Adam berbekal ijazah SMA masuk IPDN pada 1990. Ia meniti karier dari bawah sekali. Sebelum menjadi Kasubag Menza & Laundry, tugasnya membawa truk dan membuang sampah. Karena ia luwes dan sigap melayani para dosen, sehingga pergaulannya semakin luas dan mengasah kadar intelektualitasnya. Ia sadar pentingnya pendidikan untuk merubah nasib seseorang menjadi lebih baik secara keilmuan. Oleh karena itu kuliah menjadi target utama seusai bekerja. " Apalah daya demi efisiensi waktu saya terpaksa bawa truk sampah saat kuliah. Tentu parkirnya agak menjauh dari lokasi kampus ", kenangnya.

Persahabatannya dengan Gubernur IPDN Prof. Dr. Drs. H. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS sudah ia jalin puluhan tahun silam ketika Ermaya mulai meniti karier di IPDN. Ketekunan dan kerja keras yang menghantarkan Adam bisa mencapai jabatan saat ini sebagai Kabag Adum. Jabatan sebelumnya adalah Kabag Pelatihan dan Kabag Pengasuhan. Beberapa bulan lalu, ia ditunjuk lembaga sebagai Plt. Biro II IPDN mengantikan sementara Bernhard Rondonuwu yang sedang mengikuti kursus Lemhannas di Jakarta.

Bernhard dan Adam adalah pengurus Gank Motor Leopard. Gank motor ini tidak menyeramkan karena anggotanya adalah kalangan intelektual dengan gelar akademik S1, S2 dan S3. Mereka menyalurkan hoby memadukan olahraga motor sport sekaligus menata lingkungan dengan penghijauan dan melakukan bhakti sosial untuk meringankan beban masyarakat. Gank motor Leopard beranggotakan 70 orang. Beberapa waktu lalu gank motor memenangkan adu ketangkasan dan memboyong hadiah sebuah sepeda motor Yamaha jenis matic merk Mio. " Namun demikian, saya tetap memprioritaskan penyelesaian pekerjaan. Jika ada waktu luang, saya baru turun ke lapangan ", papar Adam Ismail yang biasa mengendarai Kawasaki Trail KLX 150. Menurutnya kelebihan motor ini adalah : Lebar stang sangat pas ditangan, buat manuver cukuo lincah, power oke dan nyaman dikendarai. (SS).

KOMENTAR DISQUS :

Top