Indonesia English
Senin, 04 Juli 2022 |
Nasional - Politik

Ahok Minta Haji Lulung Menyerahkan Diri ke Bareskrim

Kamis, 04 Juni 2015 20:33:20 wib - Komentar

Jakarta, (Banten88.com) – Hubungan Gubernur DKI Basuki T Purnama dan Wakil Ketua DPRD DKI kembali memanas. Ahok dan Haji Lulung perang statment berkaitan dua hal yang sama-sama saling menyudutkan. Lulung secara eksplisit mendukung penuh penggunaan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) yang terus digagas oleh para koleganya di parlemen DKI.

Haji Lulung terus bermanuver, setelah menyinggung kisruh antara Ahok dan Jarot yang menjadi wakilnya, kini Lulung menyurakan hak yang dimiliki anggota dewan untuk menyatakan pendapat yang mengarah kepada pemakzulan Ahok.‎ Politisi PPP ini menyarankan Gubernur Ahok agar mengundurkan diri saja dari jabatannya sebelum dimakzulkan.

"Menurut saya lebih baik mengundurkan diri, Ahok itu kan orangnya kesatria, daripada dipaksa mundur lebih baik Ahok mundur teratur," ujar Lulung saat dihubungi, Kamis (4/6).

Menurut Lulung, banyaknya pejabat eksekutif di Pemerintahan Provinsi DKI yang melakukan korupsi, tentu saja yang harus bertanggung jawab adalah Gubernur Ahok. "Dengan banyaknya eksekutif yang melakukan korupsi, sebaiknya Ahok malu dan harus mengundurkan diri, secara tidak langsung dia harus bertanggungjawab," katanya.

Goncang-ganjing pemakzulan Ahok semakin deras. Rencananya Hak Menyatakan Pendapat  akan segera diparipurnakan. Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI akan menggelar rapat untuk mengagendakan paripurna. "Sudah pasti PPP yang paling tegas mendukung pemakzulan Ahok," tukas Lulung. ‎

Gayung bersambut, saran Abraham Lulung Lunggana yang meminta Gubernur Ahok mundur dari kursi DKI 1 sebelum dimakzulkan mendapar reaksi keras dari Ahok. Mantan Bupati Bangka Belitung inipun balik menyerang Lulung. "Sarannya bagus, begitu juga dengan Pak Lulung, daripada Bareskrim susah-susah panggil kamu repot, lebih baik kamu mengurungkan atau menyerahkan diri saja," ujar Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (4/6).

Tidak mau kalah terhadap gertakan Lulung, Ahok melempar sindiran pedas kepada Lulung agar menyerahkan diri ke pihak kepolisian, tujuannya agar tidak lagi dicurigai atau dikejar-kejar polisi. Kalau menyerahkan diri kata Ahok, tentu akan memudahkan tugas pihak berwajib. "Kan begitu, daripada diduga jadi saksi tersangka, daripada Pak Polisi susah-susah nyari barang bukti lagi, kenapa nggak mengurungkan diri saja ke penjara gitu loh," ketusnya.

Serangan Ahok kepada Haji Lulung, tentu saja seperti orang yang sedang berbalas pantun. Baik Ahok maupun Lulung diibaratkan seperti anjing dengan kucing. Sampai saat ini penyidik Bareskrim Mabes Polri masih melakukan pengembangan terhadap kasus korupsi UPS, dan Lulung sudah diperiksa sebagai saksi. (Dang)

KOMENTAR DISQUS :

Top