Indonesia English
Selasa, 27 Oktober 2020 |
Pendidikan

ANAK DIDIK JEMU BELAJAR DARING, MAN 1 KUNINGAN FASILITASI PENUH MENUJU ADAPTASI KEBIASAAN BARU

Kamis, 03 September 2020 20:18:05 wib - Komentar
MAN 1 Cigugur, Kuningan, Jawa Barat secara detail dan seksama mempersiapkan diri menuju Adabtasi Kebiasaan Baru dengan Protokol Kesehatan ketat.

Kuningan (Banten88.com) : SETELAH berbulan - bulan belajar Daring dirumah dampak dari pandemi virus Covid 19, para anak didik atau siswa sekolah mulai merasa jemu dan mereka ingin sekolah tatap muka seperti sediakala.
Curahan kata hati itu, antara lain disampaikan pelajar putri berwajah menawan, Mayla siswi sekolah favourite Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cigugur, Kuningan, Jawa Barat.
Mayla yang betengger diatas motor maticnya didampingi rekannya Meisita serta rekan putri lainnya kepada Banten88.com mengatakan " Bedanya belajar secara Daring dan sekolah tatap muka adalah, system belajar online itu kesulitan kita kadang - kadang sulit memahami mata pelajaran yang sedang kita ikuti. Ini berbeda dengan sekolah tatap muka, jika ada pelajaran yang masih belum jelas, kita bisa bertanya langsung," tutur Mayla siswi kelas 10 PK2 (Jurusan Pendidikan Keagamaan).
Lalu apa tanggapanmu tentang rencana sekolah akan tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat atau istilahnya " Menuju Adabtasi Kebiasaan Baru "? Tanya Banten88.com.
Mayla dan rekan - rekan sangat setuju jika ada izin sekolah tatap muka. " Itu bagus sekali. Kita sambut gembira. Lagian kita sudah kangen dengan lingkungan sekolah, kangen dengan para guru dan juga teman - teman. Apalagi dengan tatap muka  proses belajar menjadi lebih mudah," paparnya dengan wajah sumringah dan diiyakan rekan - rekannya.

CAMAT CIGUGUR TAK KEBERATAN
Pimpinan sekolah  MAN 1 Cigugur Kuningan, H.Winarto, S.Pd, M.Pd memahami benar keinginan anak didiknya yang sudah rindu sekolah tatap muka. Ia telah melayangkan surat ke Kementerian Agama dan kepada Camat Cigugur.
Surat yang ditujukan ke Camat Cigugur No.249/Ma 10.33/PP.00.6/08/2020 tanggal 10 Agustus 2020 tentang Permohonan Persetujuan Pelaksanaan Adabtasi Kebiasaan Baru.
Surat dari Kepala MAN 1 Cigugur, Winarto direspon sangat baik oleh Camat Cigugur, Didin Bahrudin S.Sos, M.Si.
Dalam surat tanggal 12 Agustus 2020 bernomor 440/397/Kesra, Camat Cigugur pada prinsipnya tidak berkeberatan jika MAN 1 Cigugur Kuningan mengadakan kegiatan belajar tatap muka dengan catatan kegiatan tersebut harus mengacu pada Peraturan Bupati Kuningan No.50 Tahun 2020 Bagian 2 Pasal 5 ayat (1) Point a yang dimana sistem pembelajaran sekolah dilakukan tatap muka dengan memperhatikan kemampuan sekolah, persetujuan dari orang tua siswa serta mentaati aturan protokol kesehatan. Demikian jawaban Camat Cigugur, Didin Bahrudin.

SIAP ADABTASI
Winarto sebagai pimpinan MAN 1 Cigugur, Kuningan saat ini secara detail dan seksama telah menyiapkan system adabtasi kebiasaan baru guna menyongsong jika sekolah tatap muka diizinkan oleh Bupati Kuningan dengan menyiapkan fasilitas protokol kesehatan yang detail dan seksama.
Antara lain seluruh tenaga pengajar dan pegawai tata usaha dilengkapi dengan masker dan pelindung wajah (face shield). Menyediakan 16 wastafel untuk cuci tangan serta menyediakan Hand Sanitizer disetiap ruangan.
Menata kembali ruang kelas sesuai dalam aturan protokol kesehatan dengan menjaga jarak antar bangku minimal 1 meter.
Melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala.
Membenahi ruang Usaha Kegiatan Sekolah serta melengkapi  fasilitas kesehatan dengan menyediakan obat - obatan dan berbagai vitamin.
Demikian pimpinan MAN 1 Cigugur Kuningan, H.Winarto, S.Pd, M.Pd
Diera adabtasi kebiasaan baru ini,
jika kita memasuki area MAN 1 dihalaman sekolah tertera tulisan bahwa sekolah dengan tegas melarang pedagang masuk ruang MAN 1 Cigugur, Kuningan.

MASKER DARI TATA BOGA
Sementara itu, Kaur Tata Usaha Sidik Sundaya menambahkan di era adabtasi kebiasaan baru, siapapun yang memasuki area MAN 1 Kuningan wajib menggunakan masker.
Jika bapak Bupati Kuningan nantinya berkenan memberikan izin sekolah tatap muka, maka seluruh siswa-siswi MAN 1 Kuningan yang berjumlah 699, masing - masing akan memperoleh 2 masker secara gratis dari sekolah.
Masker ini, masih tutur Sidiq adalah hasil karya anak didik MAN 1 Cigugur dari ketrampilan Tata Boga. Demikian Sidik Sundaya, S.Pd.I.

AKREDITASI A
MAN Cigugur adalah sekolah favourite dengan nilai 94 Peringkat A (Amat Baik). Sekolah dengan kredo Religius, Berprestasi, Terampil dan Mandiri memiliki 3 Jurusan yakni : Keagamaan, IPA dan IPS sedangkan bidang ketrampilan meliputi : Tata Boga, Teknik Mengelas, Teknik Reparasi Sepeda Motor dan Kepramukaan. (SS)

KOMENTAR DISQUS :

Top