Indonesia English
Senin, 08 Agustus 2022 |
Nasional - Politik

Anggota MPR Temui Tokoh Banten Bahas Ancaman Disintegrasi Bangsa

Rabu, 30 September 2015 18:38:34 wib - Komentar
Dimyati Natakusumah.

Pandeglang,(Banten88.com): Anggota Badan Pengkajian MPR RI yang dipimpin oleh Dimyati Natakusumah bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Banten menggelar temu tokoh Banten guna membahas implementasi Pancasila, UUD 1945, dan sistem Ketatanegaraan di Pandeglang, Banten, Rabu (30/9/2015).

"Potensi disintegrasi bangsa harus terus direduksi demi utuhnya NKRI yang itu bisa terwujud jika implementasi Pancasila, UUD 1945, dan sistem tata negara yang lurus. Dari momen ini semoga kita bisa memberikan sumbangsih kepada negeri ini," ungkap Rusdjiman Soemaatmadja, Kepala Bakesbangpol Banten.

Sementara itu, Dimyati Natakusumah yang menjadi pembicara selanjutnya menuturkan bahwa ancaman terhadap integrasi bangsa karena perubahan zaman yang sangat cepat.

"Perubahan saat ini sangatlah cepat sehingga tidak hanya membawa pengaruh yang positif tetapi juga akan ada pengaruh negatif. Kalau para tokoh tidak urun rembuk maka ancaman perpecahan akan semakin serius," tuturnya.

Dimyati mencontohkan dengan apa yang terjadi di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) yang saat ini dipimpin oleh gubernur dari tokoh Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Menurutnya, potensi perpecahan terus ada jika tidak ditangani secara serius.

"Kalau kita sedang RDP dengan Badan Intelejen atau Panglima TNI tentu sangat miris bahwa ancaman disintegrasi ini terus menguat jika kita tidak serius mencari solusinya," tukasnya.

Selanjutnya, Dimyati mengharapkan kepada para tokoh Banten dapat menghadirkan solusi atas hal tersebut. "Minimal untuk Banten sendiri tidak muncul gerakan atau orang yang berusaha memecah NKRI. Negara kesatuan itu harga mati," tandasnya.(Okan).

KOMENTAR DISQUS :

Top