Indonesia English
Jumat, 22 Maret 2019 |
Hukum dan Kriminal

Aparat Penegak Hukum Didesak Usut Pembangunan Jalan Lapen Pasir Kembang

Rabu, 19 Juli 2017 19:21:10 wib - Komentar
Kegiatan pembangunan jalan di Desa Pasir Kembang Kecamatan Maja Kabupaten Lebak.

Lebak, (Banten88.com): Aktivis Kabupaten Lebak, mendesak aparat penegak hukum agar segera menindaklanjuti pembangunan fisik jalan Lapisan Penetrasi Macadam (Lapen) di Kampung Rajab Sabrang, Desa Pasir Kembang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Sebab, proyek yang anggarannya bersumber dari Dana Desa (DD) sebesar Rp 126.427.000 tersebut diduga kuat adanya unsur tindak pidana korupsi (tipikor).

“Aparat hukum harus segera turun tangan menindaklanjuti ketidak beresan dalam proyek pembangunan jalan Lapen di Desa Pasir Kembang. Persoalan ini juga harus menjadi atensi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) agar hal semacam ini tidak terjadi di desa lainnya di Kabupaten Lebak,” kata aktivis di Lebak, Ahmad Yani, Selasa (19/7).

Menurut dia, dalam kasus ini pihak Kepala Desa (Kades) juga dinilai tela melakukan pembiaran. Padahal, Kades selaku selaku tim pengawas dan pembina bertindak, melakukan peneguran terhadap pelaksana kegiatan dilapangan. Kesalahan kontruksi semacam itu jangan dibiarkan karena akan berakibat fatal terhadap hasil pembangunan.

“Sudah jelas material batu yang digunakan batu cadas, bukan batu belah. Malah, pelaksana tidak mengeruk terlebihdahulu badan jalan yang sebelumnya, langsung ditimpah begitu saja. Ini mengindikasikan ada unsur upaya korupsi,” ujarnya.

Ditambahkan Yani, pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lebak sudah menyampaikan agar material batu yang dipasang dibongkar kembali. Artinya, pembangunan jalan itu bermasalah dan harus ada tindakan tegas dari pihak terkait.

“Upaya pengawasan harus maksimal, jika tidak pembangunan fisik di desa semacam ini akan sangat rawan terjadi penyelewengan,” ucapnya. (Eli)

KOMENTAR DISQUS :

Top