Indonesia English
Rabu, 20 Maret 2019 |
Nasional - Hukum dan Kriminal

Atas Laporan Hakim Sarpin, Bareskrim Tetapkan 2 Pimpinan KY Jadi Tersangka

Jumat, 10 Juli 2015 21:30:15 wib - Komentar
Komjen Budi Waseso.

Jakarta, (Banten88.com) – Dua komisioner Komisi Yudisial (KY) yaitu Suparman Marzuki dan Taufiqurrochman Syahuri ditetepkan menjadi tersangka. Penetapan tersangka kepada kedua komisioner itu, berdasarkan atas laporan Hakim Sarpin Rizaldi yang merasa dicemarkan oleh pernyataan yang menyudutkannya pasca putusan praperadilan penetapan tersangka Komjen Budi Gunawan waktu itu

Atas laporan itu, akhirnya penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan Suparman Marzuki dan Taufiqurrochman Syahuri sebagai tersangka. Kedua pimpinan KY itu menjadi tersangka kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh hakim Sarpin Rizaldi.

Kabareskrim Komjen Budi Waseso kepada wartawan membenarkan jika penyidk sudah menetapkan tersangka kepada kedua pimpinan KY. Penetapan tersangka kepada kedua komisioner KY itu tentunya setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, keterangan saksi dan ahli yang menguatkan laporan dan pelapor

"Sudah diperiksa, kemarin kalau tidak salah sudah diperiksa sebagai tersangka, nanti kalau tidak salah hari Senin dipanggil untuk diperiksa," kata Kabareskrim Komjen Budi Waseso di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/7).

Pada saat ditanya yang menjadi tersangka tersebut adalah dua pimpinan KY seperti yang dilaoprkan Hakim Sarpin, dengan enteng Buwas menegaskan benar jika keduanya sudah menjadi tersangka. "Iya dong, masa yang melapor," ujar Buwas enteng, saat diminta penegasan apakah yang ditetapkan tersangka itu adalah dua terlapor yang dilaporkan Rizaldi.

Budi Waseso tidak mau menyebutkan lebih detail saat ditanya wartawan mengenai jabatan keduanya. Menurut Buwas, kasus ini jangan dikaitkan dengan lembaganya. "Kita tidak bicara lembaganya, jangan bicara institusinya. Apapun, dia itu adalah pelaku. Jangan dikait-kaitkan proses hukum dengan lembaga tertentu, itu tidak boleh ya," urainya.

Seperti diketahui, pengaduan itu disampaikan Hakim Sarpin ke Bareskrim Mabes Polri pada Selasa (18/3) lalu, dan dicatat dalam Laporan Polisi No.Pol: LP/335/III/2015/Bareskrim tertanggal 18 Maret 2015 untuk Taufiqurrohman Syahuri dan Laporan Polisi No.Pol: LP/336/III/2015/Bareskrim tertanggal 18 Maret 2015 untuk Suparman Marzuki.

Kepada penyidik, dalam laporannya Hakim Sarpin Rizaldi keberatan dengan komentar dan pernyataan negatif kedua pimpinan komisioner KY tersebut yang dimuat di berbagai media massa baik cetak maupun elektronik. Menurut Sarpin perbuatan kedua teradu tersebut telah mencemarkan nama baiknya dan merusak harkat dan martabatnya secara pribadi maupun dalam profesinya sebagai seorang hakim. (Dang)

 

 

KOMENTAR DISQUS :

Top