Indonesia English
Kamis, 27 Juni 2019 |
Ekonomi dan Bisnis

Bank Banten Masih Di Bawah Kendali PT BGD

Minggu, 05 Juni 2016 22:02:13 wib - Komentar
Rano Karno Gubernur Banten.

SERANG,(Banten88.com): Gubernur Banten Rano Karno akan mengajukan Raperda PT Bank Banten setelah PT Banten Global Development  (BGD) selesai mengakuisisi Bank Pundi dan secara resmi Bank Banten Banten berdiri.

“Hingga perda PT Bank Banten terbentuk, Bank Banten akan berada di bawah kuasa PT BGD,” kata Rano, kemarin.

Dijelaskan Rano keputusan itu mengacu kepada Perda RPJMD Tahun 2013 dan Perda Penyertaan Modal untuk Bank Banten ke PT BGD Tahun 2013. Dalam Raperda tersebut, Pemprov mengamanatkan kepada PT BGD untuk membentuk Bank Banten.

"Harusnya kalau mau dibuat Perda PT Bank Banten, Perda itu (RPJMD dan Penyertaan Modal) kemarin dicabut, ganti dengan Perda PT Bank Banten," ujarnya.

Orang nomor satu tersebut menambahkan Pemprov akan mengajukan Raperda PT Bank Banten setelah bank tersebut berdiri pun agar proses pembentukan Bank Pembangunan Daerah ini tidak kembali terhambat.

Sementara itu Direktur PT BGD, Franklin Paul Nelwan menegaskan, Bank Banten akan menjadi anak perusahaan PT BGD selama tidak ada Perda PT Bank Banten.

“Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari Pemprov Banten terkait akan dipisahkannya PT BGD dengan Bank Banten. Namun dirinya tidak menampik pernah mendengar informasi pemisahan tersebut. Saya sebagai pekerja menurut saja, saham PT BGD juga kan sebagian besar milik Pemprov Banten, jadi kalau nanti ada pemisahan saya rasa tidak masalah, saya setuju saja," ujarnya.

Menurut Franklin sebelum adanya keputusan resmi dari Pemprov Banten, saham yang ada di Bank Pundi yang nantinya akan diakuisisi menjadi Bank Banten tetap atas nama PT BGD. Jika ada ketetapan resmi dari Pemprov Banten terkait peralihan saham, baru kepemilikan saham atas nama Pemprov Banten.

Proses akuisisi sendiri saat ini telah sampai pada tahap kajian harga untuk akuisisi yang dilakukan oleh lembaga apraisal profesional. Jika kajian taksiran harga telah selesai, baru akan dilakukan negosiasi dengan pihak Bank Pundi.

"Juni ini Bank Pundi informasinya akan RUPS, kita tunggu hasilnya. Taksiran harga mungkin Juni ini selesai," tambahnya.(YAN).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top