Indonesia English
Senin, 08 Agustus 2022 |
Pendidikan

Banten Siapkan Tunjangan Khusus Bagi Guru SLB

Kamis, 31 Maret 2016 16:16:06 wib - Komentar
Gubernur Banten Rano Karno S.IP pada acara Seminar Pendidikan bertema “The Great Teacher”, Menjadi Guru Favorit Bagi Peserta Didik yang digelar oleh PGRI Cabang Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Banten, di aula gedung serba guna Sakina Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kamis (31/03).

LEBAK,(Banten88.com):Pemerintah Provinsi Banten akan memberikan tunjangan di luar gaji kepada guru sekolah luar biasa (SLB). Pemberian tunjangan itu merupakan dukungan pemprov Banten  kepada guru yang mengajar di sekolah khusus seperti SLB. Hal ini dikatakan Gubernur Banten Rano Karno S.IP pada acara  Seminar Pendidikan bertema “The Great Teacher”, Menjadi Guru Favorit Bagi Peserta Didik yang digelar oleh PGRI Cabang Khusus Dinas Pendidikan  Provinsi Banten, di aula gedung serba guna Sakina Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kamis (31/03).

Menurut Gubernur, perhatian Pemprov Banten khususnya kepada guru pendidikan khusus terus ditingkatkan guna kesejahteraan dan profesionalisme guru. Bentuk kesejahteraan yang diberikan diantaranya tambahan penghasilan (TPP) dan tunjangan kelangkaan.

 “Tunjangan ini diberikan karena profesi guru pendidikan khusus dengan melayani anak-anak berkebutuhan khusus tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang, karena pelayanannya diperlukan jiwa yang ikhlas dan kepasrahan untuk pengabdian dengan total,” ucapnya.

Bagi para guru non PNS, lanjut Gubernur, Pemprov akan memberikan penghargaan berupa program insentif sebesar Rp 500 ribu perbulan, termasuk guru disekolah penyelenggara inklusif. tunjangan tersebut merupakan salah satu bukti pemerintah tidak melakukan diskriminasi dalam penyediaan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Engkos Kosasih Samanhudi menambahkan, pihaknya telah menyiapkan berbagai bantuan kesejahteraan bagi para guru di sekolah khusus di Provinsi Banten. Bantuan tersebut diantaranya tunjangan profesi (sertifikasi) baik guru PNS dan Non PNS, tunjangan daerah bagi PNS Banten, tunjangan tambahan penghasilan, tunjangan kelangkaan, tunjangan insentif bagi guru Non PNS, bantuan beasiswa peningkatan kualitas S1 dan S2 bagi semua guru, tunjangan insentif bagi guru disekolah penyelenggara SLB dan tunjangan daerah khusus 3T (Terpencil, Terluar dan Tertinggal) khusus untuk beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Lebak dan Pandeglang. 

“Semua tunjangan harus mempunyai syarat dan ketentuan sesuai dengan peraturan yang ada. Ini wajib diiringi dengan peningkatan kinerja guru,” kata Engkos.

Engkos menyebutkan, jumlah guru di sekolah khusus di Provinsi Banten mencapai 928 orang dengan status PNS mencapai 277 dan Non PNS 651 orang. Dari 277 jumlah guru PNS, 243 orang sudah bersertifikasi sementara sisanya belum.  “Semantara dari 651 guru Non PNS, baru 77 guru yang sudah bersertifikasi, sisanya 574 guru belum tersertifikasi,” sebut Engkos.(YAN).

KOMENTAR DISQUS :

Top