Indonesia English
Selasa, 09 Agustus 2022 |
Hukum dan Kriminal

Batal Rekontruksi, Novel Dipulangkan

Sabtu, 02 Mei 2015 20:46:23 wib - Komentar

Jakarta, (Banten88.com)- Tersangka kasus penganiayaan berat, Novel Baswedan akhirnya dipulangkan. Bareskrim batal melakukan rekontruksi, karena sampai siang hari cuaca masih hujan deras. Penyidik andalan Novel Baswedan diboyong ke Bengkulu untuk menjalani  rekonstruksi kasus penganiayaan pencuri sarang burung walet saat Novel masih menjadi  Kasatreskrim Polres Bengkulu.

Novel Baswedan, seharusnya pada pukul 19.00 WIB kemarin, akan melakukan serangkaian rekonstruksi sesuai peunjuk jaksa. Tapi, sejak Novel beserta penyidik BAreskrim Mabes Polri tiba di Bengkulu, alam tidak bersahabat, suasana disana diguyur hujan lebat. “Karena menyangkut masalah alam, sehingga penyidik tidak bisa melakuakn rekontruksi, maka  pelaksanaannya kita tunda,” ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti yang didampingi 3 pimpinan KPK di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/).

Karena faktor cuaca, membuat penyidik tidak bisa memenuhi janji untuk membebaskan  Novel paling lambat 1x24 jam atau tepat pukul 00.30 WIB. Mengetahui Novel masih dibawah kekuasaan penyidik, tiga pimpinan KPK, Taufik Ruki, Johan Budi dan Indriyanto Seno Adji mendatangi Mabes Polri untuk menagih janji upaya penangguhan.

“Setelah saya bersama pimpinan KPK diskusi, lalu mencari bagaimana kita menyelesaikan masalah ini, baik dalam perspektif waktu maupun status. alhamdulillah semua sudah diselesaikan. Bisa dibicarakan dengan baik,’ tutur Ruki seraya mengatakan sore ini Novel dipulangkan menuju Jakarta.

Sementara informasi yang diperoleh menyebutkan, Novel sudah tiba di Jakarta. Novel  dibawa menggunakan pesawat kecil ke Lanud yang ada di Jakarta Selatan. Pesawat yang membawa Novel dari bandara Bengkulu tiba di Lanud Pondok Cabe sekitar pukul 03.45 WIB. Momen-momen Novel turun dari pesawat sempat diabadikan tim kuasa hukum. Terlihat jelas Novel yang mengenakan kemeja warna abu-abu, celana cokelat menenteng tas plastik kresek warna ungu di tangan kirinya. Novel terlihat santai, mengenakan sandal. Saat ini  Novel menuju ke Bareskrim Polri. Di sana, dia akan diserahkan ke pimpinan KPK.

Menurt Muji Kartika Rahayu, salah satu pengacara Novel, di Bengkulu Novel menolak untuk melakukan rekontruksi karena selama ini Novel merasa belum pernah diperiksa dan tak ada tidak di-BAP. "Novel dan pengacaranya menolak dengan alasan, pertama tidak ada komunikasi yang baik untuk pelaksanaan rekonstruksi," tukas Muji. (Dang)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top