Indonesia English
Kamis, 27 Juni 2019 |
Politik

Bawaslu Banten Segera Lakukan PAW

Rabu, 03 Mei 2017 18:16:21 wib - Komentar
Ahmad Taufik ketua DPD KNPI Lebak

LEBAK,(Banten88.com): Sejumlah aktivis di Banten berharap kekosongan  jabatan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten yang ditinggal salah satu komisionernya segera terisi dengan Pergantian Antar Waktu (PAW).Menurut mereka nominator anggota  Bawaslu Banten Abdul Rosyid lebih pas untuk mengisi posisi jabatan yang kosong tersebut.

Ketua komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)  Kab. Lebak, Ahmad Taufik berharap  Bawaslu RI agar segera memproses kekosongan itu, terlebih lagi tahun 2018 akan ada pilkada serentak di empat kabupaten dan kota se-provinsi Banten,.

“Harus segera dilakukan proses pengisian kekosongan itu dengan nominasi dibawahnya saat seleksi dulu.” kata Taufik di Rangkasbitung,Rabu (3/5).

Dikatakan Taufik, berdasarkan ketentuan yang berlaku, yang berhak menjadi pengganti antarwaktu tersebut adalah calon anggota bawaslu yang menempati peringkat dibawahnya.

Taufik juga memaparkan, pada proses seleksi anggota Bawaslu Banten periode 2012-2017 lalu yang masuk enam besar adalah Pramono U Tanthowi, Solihin, Eka Satyalaksmana, Abdul Rosyid, Maskur, dan Jaya Kurnia.

Beredar kabar  salah satu calon pengganti antar waktu Jaya Kurnia, mengatakan bawah dirinya sudah tidak memenuhi syarat lagi untuk menjadi anggota Bawaslu Banten karena sudah pindah Ke DKI Jakarta, sementara Maskur sudah menjadi anggota Komisi Informasi Banten.

Maka kata Ahmad Taufik, melihat perkembangan tersebut, maka nama Abdul Rosyid  menjadi nominator kuat karena tidak memiliki resistensi dengan jabatan atau pun domisili.

Sebagai informasi, bahwa salah satu anggota Bawaslu Banten, Pramono U Tanthowi terpilih sebagai anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia.

Kini Bawaslu Banten hanya dipimpin oleh dua orang komisioner, Solihin dan Eka Satyalaksmana.

Maka kata Ahmad Taufik, melihat perkembangan tersebut, maka nama Abdul Rosyid menjadi nominator kuat karena tidak memiliki resistensi dengan jabatan atau pun domisili.

Hal senada diungkapkan oleh  Penggiat Sosial di Banten, Agus Jaelani. Aktivis Komunitas Aspiratif ini juga berharap kekosongan  jabatan anggota Bawaslu Banten segera di isi sesuai ketentuan yang berlaku."Sebaiknya agar kekosongan jabatan komisioner bawaslu secepatnya di isi,tentunya mengacu pada aturan yang berlaku,"ujar Agus.(eli)

KOMENTAR DISQUS :

Top