Indonesia English
Senin, 17 Desember 2018 |
Peristiwa

Bertemu Tokoh Banten dan Petinggi KS, Wagub Andika Singgung Soal Pengangguran

Minggu, 18 November 2018 20:48:41 wib - Komentar
silaturahmi Perkumpulan Warga Banten atau PUWNTEN dan Forum Komunikasi Putera Banten – Krakatau Steel Grup (FKPB – KSG) di Hotel Imperial Karawaci Tangerang, Minggu (18/11)

KARAWACI,(Banten88.com): Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengangkat tema pembicaraan seputar persoalan pengangguran di Banten saat memberikan sambutan dalam acara silaturahmi Perkumpulan Warga Banten atau PUWNTEN dan Forum Komunikasi Putera Banten – Krakatau Steel Grup (FKPB – KSG) di Hotel Imperial Karawaci Tangerang, Minggu (18/11). Di hadapan para tokoh Banten dan petinggi perusahaan BUMN PT Krakatau Steel tersebut, Andika meminta semua pihak bergotong royong mengatasi persoalan pengangguran di Banten.

Dalam kesempatan tersebut Andika juga mengklarifikasi terkiat dengan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan bahwa Provinsi Banten memiliki angka pengangguran tertinggi secara nsional pada tahun 2018. “Atas perintah Pak Gubernur (Gubernur Banten Wahidin Halim) Saya langsung minta klarifikasi ke BPS Banten saat pemberitaan terkait itu muncul,” kata Andika.

Dituturkan Andika, bahwa berdasarkan hasil klarifikasi pihaknya kepada BPS Banten, menyebutkan bahwa angka pengangguran terbuka di Provinsi Banten yang disebutkan sebagai tertinggi nasional itu disebabkan oleh tidak ikut didatanya jumlah angkatan kerja di Banten yang bekerja di sektor informal. “Berapa banyak warga kita yang berpenghasilan dan bekerja sebagai supir ojek online dan juga PKL itu tidak dimasukkan ke dalam survey BPS?,” kata Andika.

Meski begitu, kata Andika, alih-alih sibuk membantah dan mencari pembenaran, sebaiknya semua pihak di Banten turun tangan secara bersama-sama sesuai dengan tupoksinya masing-masing mencari solusi dari persoalan pengangguran itu.

Pemprov Banten sendiri, kata Andika, saat ini tengah melakukan reorientasi terhadap sekolah-sekolah kejuruan menengah agar sesuai dengan kebutuhan di lingkungannya. “Misal itu ada SMK di dekat daerah industri di Cikande (Kabupaten Serang) misalnya itu kok malah SMK perikanan. Nah, yang seperti itu sedang kita tata,” ujarnya mencontohkan.

Lebih jauh Andika jua mengungkapkan, pihaknya kini tengah menggodok kebijakan agar industri-industri di Banten melakukan secara pro aktif penciptaan sumber daya manusia yag dibutuhkannya dengan ikut membantu pemerintah terhadap keberadaan balai-balai latihan kerja. “Misal PT Indah Kiat (di Kabupaten Serang) itu nanti didorong untuk punya BLK sendiri,” imbuhnya.

Masih terkait hal tersebut, Direktur SDM PT KS Rahmad Hidayat mengatakan, dalam 10 tahun terakhir PT KS telah melakukan segala upaya untuk mengakomodir tenaga kerja lokal. Disebutkan, bahwa saat ini sudah hampir 80 persen pekerja di PT KS di berbagai level adalah putra daerah Banten.

“Terus terang saat rekrutmen secara online itu kan sulit dicegah orang luar untuk ikut mendaftar, tapi sistem kami buat agar prioritas tenaga kerja lokal yang dapat kami serap,” kata Rahmad.

Lebih jauh, kata Rahmad, pihaknya bahkan memfasilitasi dalam artian menyediakan semua perangkat yang dibutuhkan warga lokal untuk mendaftar di PT KS. Dia menyebutkan, pihaknya bahkan sampai dengan menyediakan unit komputer sebanyak 10 unit di kantornya yang diperuntukkan bagi warga Cilegon dan sekitarnya yang memiliki kendala ketika harus mendaftar secara online saat perekrutan. “Ini jujur saja semangatnya karena memang kami mendapat amanah agar keberadaan BUMN di Banten bisa bermanfaat sebanyak-banyaknya bagi warga Banten,” kata Rahmad.

Untuk diketahui dalam pertemuan tersebut turut hadir sesepuh PUWNTEN Tb Farich Nahril, dan Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar. (ERN)    

KOMENTAR DISQUS :

Top