Indonesia English
Rabu, 06 Juli 2022 |
Nasional - Peristiwa

Besok Ada Demonstrasi Pertempuran HUT TNI di Dermaga Indah Kiat Banten

Minggu, 04 Oktober 2015 19:17:55 wib - Komentar
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

Cilegon, (Banten88.com) –Kota Cilegon, Provinsi Banten menjadi tuan rumah dalam peringatan Hari Ulang Tahun 70 TNI ke-70 yang digelar di Dermaga Pantai Indah Kiat, Cilegon. Dipilihnya lokasi itu tentu saja merupakan penghargaan luar biasa, karena sebelumnya perayaan besar itu tidak pernah digelar di Banten, biasanya pelaksanaan HUT TNI lebih banyak dilakukan di ibu kota Jakarta.

Dipilihnya dermaga milik PT Indah Kiat  milik perusahaan swasta sebelumnya banyak menjadi bahan pertanyaan, kenapa HUT TNI digelar di wilayah perusahaan swasta, TNI memiliki asumsi karena di lokasi itu prajurit bisa melakukan demonstrasi pertempuran baik laut maupun udara karena lokasinya strategis. Para petinggi prajurit TNI tengah mengadakan gladi bersih upacara parade dan defile di Dermaga Pantai Indah Kiat.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat melakukan jumpa pers di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (4/10) menjelaskan, dipilihnya lokasi milik swasta di Banten tentu setelah mendapat masukan dari berbagai alternatiif dari beberapa daerah yang ditawarkan. "Ada yang bertanya, mengapa kok HUT TNI dilakukan di salah satu pelabuhannya perusahaan swasta," ujar Gatot membuka konprensi pers yang didampingi KSAU Laksamana TNI Ade Supandi, KSAD Jenderal TNI Mulyono, dan KSAU Marsekal TNI Agus Supriyatna.

Sebabnya, tempat itu adalah satu-satunya yang pas untuk melakukan demonstrasi pertempuran laut dan udara. Awalnya, Gatot menugaskan KSAL dan KSAU untuk mencari tempat, dua calon lokasi perayaan didapat. "Karena saya menugaskan KSAL dan KSAU untuk cari tempat untuk kita bisa melakukan parade dan defile, sekaligus demonstrasi pertempuran laut dan udara dengan menggunakan peluru tajam," kata Gatot.

Dua calon tempat perayaan adalah Pantai Indah Kiat Cilegon dan Teluk Tomini Sulawesi Tengah. Namun Teluk Tomini dirasa kurang memenuhi persyaratan. "Kalau di Tomini, repot sekali. Penontonnya di mana, pesertanya di mana, dan sebagainya. Maka kita lakukan di Pantai Indah Kiat," kata Gatot.

Diputuskanlah, Pantai Indah Kiat menjadi medan perayaan yang diisi dengan demonstrasi perang memakai peluru tajam. Kepada pihak-pihak yang mempertanyakan keputusan TNI memilih tempat milik perusahaan swasta itu, Gatot mempersilakan agar pihak-pihak itu hadir saat perayaan agar bisa menilai lokasi pilihan TNI.

"Setelah hadir, tolong  carikan tempat yang seperti itu. Setelah itu sampaikan ke pemerintah agar bisa membeli tempat itu dan memberikan kepada TNI. Saya akan sangat senang sekali," tandas Gatot.

Dikatakan Gatot, payaan ini akan diisi dengan demonstrasi pertempuran menggunakan peluru tajam. "Belum pernah sepanjang TNI lahir sampai sekarang, demonstrasi pertempuran udara dan laut di satu tempat," kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Jadi, di tempat itu akan diadakan pengerahan pasukan dan parade juga. Sesuai kebijakan Presiden Jokowi soal gagasan Indonesia sebagai poros maritim dunia, TNI akan menggelar demonstrasi pertempuran sejalan dengan gagasan itu. "Demonstrasi pertempuran laut dan udara dengan menggunakan peluru tajam," kata Gatot.

Demonstrasi pertempuran laut dan udara ini menggunakan peluru tajam. Tempat yang paling cocok, menurut Gatot, adalah di Pantai Indah Kiat. Selain itu, peringatan HUT ke-70 TNI juga akan dilaksanakan satuan-satuan TNI di tiap-tiap provinsi, dipimpin oleh gubernur masing-masing.

Sementara TNI tengah mengadakan gladi bersih upacara parade dan defile HUT ke-70 TNI di Dermaga Pantai Indah Kiat, Cilegon, Provinsi Banten. Kegiatan ini pun menghebohkan ratusan warga yang membanjiri lokasi. Gladi bersih upacara parade dan defile digelar di Dermaga Pantai Indah Kiat, Cilegon, Provinsi Banten, mulai Sabtu  hingga minggu sore. Ini dalam rangka perayaan HUT ke-70 TNI yang jatuh pada Senin (5/10) besok.

Tampak ada 3.233 prajurit TNI AD, baik pria maupun wanita yang memasuki lapangan Dermaga Pantai Indah Kiat. Prajurit pria tidak memakai baju, hanya mengenakan celana panjang loreng. Tubuh kekar mereka pun terlihat jelas. Wajah seluruh prajurit ini diwarnai loreng tentara. Sorot matanya tajam seperti hendak berperang. Derap kaki mereka kompak saat masuk ke tengah lapangan yang saat itu cukup terik.

Mengikuti komando, ribuan prajurit ini langsung beraksi memperagakan demo bela diri Yongmoodo. Suara mereka lantang saat melakukan gerakan-gerakan seperti yonghobob, gibon, sasu, dan lainnya. "Gerakan bela diri ini sangat cepat dan bertenaga. Ciri-ciri bela diri militer. Memperagakan kombinasi pukulan dan tangkisan. Menunjukkan kemampuan prajurit TNI AD dalam pertempuran jarak dekat," kata MC lewat pengeras suara.

Dalam demo itu juga diperlihatkan bagaimana prajurit mahir memainkan senjata double stick, melakukan perkelahian 1 lawan 3, menghadapi perkelahian dengan lawan bersenjata tajam, menahan pukulan, dan lainnya. "Ini menandakan keberanian prajurit TNI yang selalu siap dalam menghadapi musuh-musuh," ucap MC di lokasi.

Setelah itu, berturut turut ditampilkan berbagai kemampuan dan atraksi alutsista TNI dari satuan AD, AL dan AU. Seperti tank Scorpion, pesawat Sukhoi SU-27/30, F-16, CN 295, pesawat Cessna, Hely Bell, dan lainnya. Puluhan kapal-kapal perang juga tak ketinggalan beraksi. Ada pula aksi prajurit TNI yang melakukan terjun payung dari pesawat Hercules.

Selama demo berlangsung, suara dentuman meriam, rudal, dan alutsista lainnya bersahut-sahutan di lokasi. Ratusan warga yang hadir di lokasi, serta para tamu undangan pun bersorak-sorak senang. Banyak yang mengabadikan moment itu dengan kamera HP. Perayaan HUT ke-70 TNI digelar besok, dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan hadir menjadi inspektur upacara. (Dang).

KOMENTAR DISQUS :

Top