Indonesia English
Senin, 18 November 2019 |
Pendidikan

Bimtek Implementasi Kurikulum 2013, Bagi Guru Sekolah Dasar UPT Kragilan

Kamis, 11 Juli 2019 14:08:42 wib - Komentar

Serang (Banten88.com),-Bimbingan Teknis (Bimtek) implementasi kurikulum 2013 bagi guru sasaran sekolah dasar UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Kragilan, tahun 2019 digelar. Kegiatan Bimtek dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan sekolah Dasar Dindikbud kabupaten Serang, Drs. H. Aber Nurhadi, M.Pd didampingi Kasi Kurikulum Dindikbud Kabupaten Serang, Dedi Mawardi. Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 11 sampai 13 Juli 2019. Seluruh peserta serius mengikuti bimtek di aula gedung PGRI Kragilan, dari awal sampai akhir, Kamis (11/7/2019).

Ketua panitia pelaksana, Yayan Royani, S.Pd didampingi Pengawas pembina UPT Dindikbud Kragilan, H. Dhumyati, S.Pd, MM didampingi Muklas, S.Pd menuturkan bimtek implementasi kurikulum 2013 yang diselenggarakan UPT Dindikbud Kecamatan Kragilan diikuti para guru kelas III dan kelas VI yang berasal dari sekolah dasar yang ada di wilayah kecamatan Kragilan.

“Pelaksanaan K-13 terletak pada guru sehingga perlu adanya pembekalan yang cukup dalam bentuk kegiatan bimbingan teknis sehingga diharapkan guru mampu mengimplementasikan kurikulum K-13 secara kreatif, inspiratif dan inovatif,”katanya.

Jamhuri mengatakan, kegiatan hari pertama, materinya yakni kebijakan dan strategi Dindikbud Kabupaten Serang yang disampaikan kabid Pembinaan SD Dindikbud Kabupaten Serang, H. Aber Nurhadi, M.Pd. Materi kebijakan dan dinamika perkembangan kurikulum disampaikan Kasi Kurikulum Dindikbud kabupaten Serang, Dedi Mawardi. Materi lainnya seperti Penguatan pendidikan karakter dan penerapan literasi sekolah dan analisis kalender pendidikan, analisis hari belajar efektif, minggu belajar efektif, dan jadwal pelajaran. Hari keduanya, kemitraan sekolah dan keluarga serta masyarakat, penyusunan program tahunan, program semester, silabus. Analisis pemetaan SKL, KI, KD, bimbingan psiko edukatif, penyusunan RPP, penyusunan instrumen dan laporan penilaian hasil belajar (Aplikasi rapor K-13).

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan sekolah Dasar Dindikbud kabupaten Serang, Drs. H. Aber Nurhadi, M.Pd menambahkan para pendidik harus meningkatkan kompetensi supaya dapat melakukan proses pembelajaran yang lebih terarah, baik dan tepat sasaran. Melalui bimtek ini, Kompetensi Kepala Sekolah dan Guru harus terus di tingkatkan sesuai tuntutan abad 21, untuk menciptakan siswa yang kritis dan mampu memecahkan masalah, kreatif dan inovatif, komunikatif dan kolaboratif. Kepala sekolah harus mampu mengidentifikasi kelemahan guru dalam pembelajaran di kelas melalui kegiatan supervisi kelas. Supervisi dimaksudkan untuk mengarahkan, membina dan membantu guru yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran.

“Kita menyadari (Pengawas, Kepala Sekolah dan Guru ) didik pada abad 20, sementara tugas kita membentuk manusia abad 21. Kita semua harus mengikuti perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. kita harus menjadi manusia pembelajar.

“Ada kelemahan yang nyata yang masih dilakukan guru, terutama dalam mempersiapkan/membuat perangkat pembelajaran, seperti prota, promes, silabus, RPP, alat tes dan program tindak lanjut. Ini menjadi tugas kita terutama Pengawas sekolah untuk terus memotivasi, mengarahkan dan membina guru baik secara individu, melalui KKG dan/atau Gugus Sekolah utk meningkatkan kompetensi guru,”pungkasnya. (Iman).

 

 

KOMENTAR DISQUS :

Top