Indonesia English
Rabu, 10 Agustus 2022 |
Hukum dan Kriminal

BKD Terus Periksa 28 PNS Yang Terindikasi Narkoba

Jumat, 20 Mei 2016 21:02:22 wib - Komentar
Kepala BKD Provinsi Banten Syamsir.

SERANG,(Banten88.com): Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten hingga kini masih melakukan pemeriksaan terhadap 28 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten yang terindikasi menggunakan narkoba berdasarkan hasil tes urine beberapa waktu lalu. Kepala BKD Provinsi Banten Syamsir mengaku bahwa pihaknya kini baru memeriksa 16 pejabat.

“Saat ini baru 16 pejabat yang menjalani pemeriksaan. Dari keterangan mereka kandungan narkoba di dalam urine berasal dari obat-obatan atas rekomendasi dokter,” kata Syamsir saat ditemui usai apel di halaman Mesjid Raya Al Bantani, KP3B, Kota Serang, Jumat (20/5).

Syamsir menerangkan bahwa ke enambelas pejabat tersebut sudah menunjukan resep dokter dan obat-obatnya. “Berdasarkan hasil pemeriksaan resep di dalam obat-obatan mereka memang ada yang mengandung zat narkoba,” ujarnya.

“Yang diduga kuat benar-benar mengkonsumsi narkoba baru satu orang, namun hingga pejabat tersebut belum memberikan klarifikasi,” tambahnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten Herru Februanto mengaku masih menunggu hasil klarifikasi BKD. Jika ada pegawai yang tidak bisa mempertanggungjawabkan urinenya mengandung zat narkotika, BNN akan melakukan penindakan. “Kalau ada yang tidak bisa mempertanggungjawabkan, baru diserahkan ke kita, untuk diberikan penindakan,” ujarnya.

Namun, jika setelah diklarifikasi pegawai negeri sipil (PNS) yang bersangkutan dapat menunjukkan bukti sedang mengkonsumsi obat resep dari dokter, maka persoalan tersebut dianggap selesai.

Ketika ditanya apakah BNN akan melakukan pengecekan terhadap obat-obat resep dokter tersebut, Herru beralasan  hal tersebut sangat rahasia. "Nanti lah itu, enggak sejauh itu. Itu kan rahasia sekali. Mau di selidiki malah lari nanti. Yang penting klarifikasi dari BKD. Clear di situ. Kan kalau lengkap ada resep dokter ya sudah berarti sakit," imbuhnya.(YAN).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top