Indonesia English
Selasa, 09 Agustus 2022 |
Seputar Banten

BPKP Perwakilan Banten Akan Terapkan E- Bugetting

Jumat, 03 Juni 2016 19:53:22 wib - Komentar

SERANG,(Banten88.com): Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Banten yang baru Arif Triherdiyanto berjanji akan menerapkan e-bugetting. Hal tersebut dikatakan Arif usai pengukuhan dirinya sebagai Kepala BPKP Perwakilan Banten menggantikan Kepala BPKP yang lama Rizal Sihite yang telah memasuki masa pensiun di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Jumat (3/6).

 

“E-bugeting masih dalam proses, sebelum saya dikukuhkan saya juga cari informasi ke temen-teman di Banten. Saya juga mau banguan e-bugeting dari e-planning, kalau itu sudah terbangun dana-dana siluman tidak akan masuk,” katanya kepada wartawan.

 

Diterangkan Arif sistem itu hanya sekedar system tanpa ada orang di belakangnya. “Sekali lagi itu sistem,  ada orang dibelakangnya. Sistem sistem yang membentuk manusianya attitude itu juga kita bangan, intinya kita akan berperan di situ,” ujarnya.

 

Menurut Arif jika sistem sudah bagus, tinggal menjalankan kepatuhan terhadapan peraturan yang ada. “Intinya kita akan terus dorong pemerintah untuk mengikuti aturan yang ada,” jelasnya.

Arif berjanji sebagai Kepala BPKP yang baru akan mendorong Pemprov Banten untuk membentuk tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih juga transparan. Ia juga berharap kepada semua pihak untuk mempunyai itikad baik dalam membangun pemerintahan sesuai fungsinya masing-masing.

 

“Kalau fungsinya BPKP kan melakukan pengawasan. Saya juga mohon kepda kawan-kawan media memberi kita informasi, sehingga dengan jalur-jalur tertentu kita mendorong pemerintah menjadi baik,” kata mantan Deputi di BPKP pusat tersebut.

 

Arif juga memberikan tanggapannya terkait raihan opini WDP yang diperoleh Pemprov Banten. Ia mengaku bahwa telah diberikan informasi oleh BPKP Banten tentang hal tersebut.

“Upaya-upaya yang dilakukan teman-teman BPKP di Banten dalam melakukan pendampingan cukup tinggi, ini yang perlu dijaga. Mungkin dari luar kita tidak bisa mendapatkan akses bagaimana pemerintahan ini mulai membangun, tapi kami selalu mendampingi,” tuturnya.

Seperti ditambahkan Arif peran pendampingan oleh  BPKP ada dua pertama menjadi konsultan dan pengawasan. 

 

Pada kesempatan yang sama Kepala BPKP Banten yang lama Rizal Sihite memberikan komentarnya terkait raihan WDP. “WDP itu salah satu opini BPK di mana di dalamnya yang belum baik itu adalah aset. Kalau bisa masalah itu segera diselesaikan, karen permasalah aset progresnya hingga kini belum selesai,” ujarnya.

 

Meski demikian Rizal memberikan apresiasi kepada Pemprov Banten yang telah berusaha membenahi permasalahan-permasalahan yang ada terutama yang terkait aset.

“Baik Pemprov Banten, Kota Serang dan Kabupaten Pandeglang telah melakukan inventarisasi asset sehingga berbuah hasil yang semula Disclaimer untuk Pemprov dan Pandeglang kini menjadi WDP tinggal sedikit lagi ke WTP,” jelasnya.

Sementara itu Gubernur Banten Rano Karno mengucapkan terima kasih kepada BPKP yang telah memberikan pendampingan kepada pemerintah sehingga mendapatkan opini WDP.

Kepada kepala BPKP yang baru, Rano meminta selain adanya pendampingan oleh BPKP, ada juga transfer pengetahuan dari BPKP ke Pemprov Banten dari berbagai hal khususnya dalam pelaporan keuangan.(Okan).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top