Indonesia English
Rabu, 10 Agustus 2022 |
Pemerintahan

BPN Kota Cilegon Luncurkan Program Pelayanan Pertanahan Hari Libur

Rabu, 27 April 2016 19:42:44 wib - Komentar

CILEGON,(Banten88.com): Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Cilegon, Banten  meluncurkan program pelayanan pertanahan hari libur sepanjang tahun (Petahalista). Peluncuran program pelayanan ini merupakan kerjasama antara BPN Kota Cilegon dengan Pemkot Cilegon.

Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten Sri Mujitono, SH., MH. Mengatakan,  Program Petahalista ini sebuah inovasi pelayanan terbaru yang dilakukan oleh BPN, bahkan program pelayanan ini baru pertama kali ada di seluruh Indonesia, yakni dilakukan oleh BPN Kota Cilegon. Peluncuran program ini sebagai upaya BPN dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Program ini juga untuk menindaklanjuti surat edaran Menteri ATR dan BPN RI no 12 tahun 2015.

“Intinya pelayanan pro aktif melayani masyarakat tanpa kenal waktu. Kebetulan jajaran BPN Banten gudangnya inovasi pelayanan. Karena program petahalista yang pertama di Indonesia,” katanya saat menghadiri Launching Petahalista di halaman Pemkot Cilegon, Rabu, (27/4).

Sri mengatakan, dalam program Petahalista ini BPN akan melayani 17 pelayanan pertanahan seperti pengecekan sertipikat, blokir, pencabutan blokir, sita, pengangkatan sita, surat keterangan pendaftaran tanah , penghapusan hak tanggungan (roya), cessie, subrograsi, merger, ganti nama, perubahan hak, peralihan hak, pendaftaran hak tanggungan, pengganti blanko sertipikat karena rusak, pemisahan/pemecahan, dan pendaftaran sertipikat pertama. Program ini Petahalista bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan publik. Serta memudahkan masyarakat dalam memproses pembuatan sertipikat.

“Karena jika di hari kerja masyarakat terkadang tidak sempat mendatangi kantor BPN. Makanya sekarang kita buka pelayanan di hari libur. Bahkan ke depan program ini akan diterapkan di seluruh lingkungan Kanwil BPN Provinsi Banten,” ujarnya.

Kepala Kantor BPN Kota Cilegon Drs. Almaini. SH. MH mengatakan, program inovasi yang diluncurkan oleh Kantor BPN Kota Cilegon bukan hal yang pertama. Di mana pada tahun 2015 lalu BPN Kota Cilegon melakukan pelayanan di pasar tradisional pada hari libur, dan tahun ini BPN kembali meluncurkan program Petahalista. Namun program petahalista ini tidak melayani pemohonan yang diwakilkan, namun dilakukan langsung oleh pemohon langsung. Ini untuk menghindari dari praktek percaloan.

“Progam petahalista ini berlaku di setiap hari libur sepanjang tahun, terkecuali lebaran hari pertama. Pelayanan ini dilakukan dari pukul 08.00-16.00 WIB. Selain itu proses pelayanannya tidak hanya di kantor, bisa berpindah-pindah tergantung permintaan dari masyarakat,” katanya.

Almaini menerangkan, BPN Kota Cilegon juga memberikan pelayanan balik nama sertipikat dengan proses cepat. Jika sebelumnya SOP-nya membutuhkan proses lima hari kerja, namun jika persyaratannya lengkap, dengan program Petahalista ini BPN Kota Cilegon bisa memberikan pelayanan balik nama sertipikat.

“Saya akan jamin prosesnya cukup tujuh jam, asalkan persyaratannya lengkap. Kalau ada pegawai BPN yang tidak melayani dengan baik saya akan berikan Punishment ,” katanya.

Dijelaskan Almaini, tahun ini BPN Kota Cilegon juga meluncurkan program dengan memanfaat teknolgi informasi, yakni program layar sentuh melalui andoid yang bisa didownload dari playstore. Sehingga masyarakat bisa mengakses melalui situs sentuhatr-bpn. Program ini untuk memudahkan masyarakat untuk mengetahui pelayanan pertanahanan seperti persyaratan balik nama, pembuatan sertipikat, termasuk biaya pembuatan sertipikat.

“Diluncurkannya program-program tersebut, sehingga masyarakat tidak dikibuli oleh para perantara atau calo dalam pembuatan sertifikat tanah,” katanya.

Almaini menerangkan, bahkan untuk memudahkan masyarakat Kota Cilegon dalam pelayanan pertanahan. BPN Kota Cilegon juga memberikan pelayanan delivery service dengan roda dua. Di mana program ini untuk memberikan layanan pengantaran sertipikat bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Program delivery service ini khusus kita hanya mengatarkan sertipikat bagi warga yang kurang mampu, dan orang tua yang sedang sakit,” katanya.(YAN).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top