Indonesia English
Senin, 17 Desember 2018 |
Nasional

CAMAT CIGUGUR MERESPONS PENGADUAN WARGA

Senin, 03 Desember 2018 06:19:32 wib - Komentar
HJ. ATIK SUHARTIATI, SE, M.SI

KUNINGAN,(Banten88.com) : WILAYAH Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan Jabar saat ini menjadi sentra pengolahan susu sapi segar. Hampir 1000 orang menjadi anggota koperasi susu. Jika setiap anggota koperasi memiliki minimal 3 sapi perah, maka di Cigugur terdapat ribuan jumlah sapi. Secara ekonomi tentu ini sesuatu yang wajib disyukuri. Karena anggota koperasi, pengurus dan karyawan koperasi bisa menggantungkan hidupnya dari kegiatan koperasi tsb. Bahkan pengurus koperasi terlihat hidupnya cukup makmur.

Namun bukan berarti tidak ada kendala. Setiap musim penghujan tiba, masalah limbah atau kotoran sapi menjadikan problem yang belum terpecahkan secara signifikan. Bau kotoran sapi menyengat hingga kejalan raya. Bahkan sumber media ini menuturkan, dalam sehari sapi - sapi perah tsb bisa membuang kotoran (eek) yang beratnya  mencapai 20 kilogram.

Secara struktural camat sebagai kepala wilayah tidak memiliki tugas langsung dalam pembinaan koperasi karena ada institusi terkait yang bertuga membina koperasi. Namun bagi Plt.Camat Cigugur Hj. Atik Suhartiati, SE, M.Si, semua permasalahan yang menyangkut warga Cigugur adalah kewajibannya untuk merespons dan mencarikan solusi. Seperti adanya keluhan dari tokoh masyarakat dan warga terkait persoalan limbah sapi perah.

Camat dengan cekatan melapor ke Bupati Kuningan H.Acep Purnama, SH, MH. Selanjutnya bupati dengan cepat pula merespons membuka pertemuan antara bupati, camat cigugur, tokoh masyarakat dan pihak pengurus dan anggota koperasi. Solusinya adalah Pemkab Kuningan akan menyiapkan lahan guna menampung limbah sapi selnjutnya kotoran sapi tsb akan diproses dengan teknologi modern guna dijadikan pupuk .

Sementara itu Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Nugraha Jaya Iding Karnadi yang mengelola pengolahan susu sapi di Cigugur kepada media cyber Banten88.com membenarkan bahwa pemkab Kuningan sudah menyiapkan lahan untuk tahap awal 7000 meter di Desa Cipari  guna penampungan kotoran sapi .

Selanjutnya, masih papar Iding  kami akan kelola kotoran sapi tsb untuk pupuk organik dengan cara pengeringan dan proses lainnya  ditambah zat atau bahan natural untuk memperkaya kandungan pupuk organik tsb, ungkap Iding Karnadi.

Meski Hj.Atik jabatannya Plt.camat, namun sebenarnya ia camat yang sesungguhnya karena 100 persen pekerjaan seorang camat telah ia laksanakan dengan sungguh - sungguh dan sepenuh hati. 

KEJU MOZZARELLA & KULINER KUNINGAN

Namun demikian, Plt.Camat Cigugur, Hj. Atik Suhartiati  menambhkan pihaknya mendukung jika pihak koperasi susu sapi ada rencana membuat keju mozzarella . " Keju ini terbilang agak mahal dan saya mendukung jika koperasi susu di Cigugur ini berencana memproduksi keju tsb ", ungkap bu Camat pada Banten88.com.

Dari penelusuran media ini terkait keju Mozzarella adalah keju buatan Italia yang dibuat dengan cara diputar dan dipotong. Karena dalam bahasa Italia Mozzare artinya memotong. Keju ini dibuat dari susu sapi maupun susu kerbau. Keju mozzarella yang dibuat dari susu sapi disebut mozzarella tior di latte sedangkan yang dibuat dari bahan susu kerbau adalah mozzarella di bufala.

Ketika perbincangan fokus ke masalah kuliner di Kuningan, Hj. Atik Suhartiati dengan semangat menuturkan, 3 ikon kuliner Kuningan yang termasuk ngetop adalah Hucap (Tahu Kecap), Peuyeum (tape)ketan dan Gemblong oh ya satu lagi, masih tutur Hj. Atik adalah Nasi Kasreng berisi nasi, lalap, sambal dan udang rebon serta ikan air tawar yang hidup di hawangan (parit dengan air yang melimpah).

Plt Camat Cigugur dan merupakan satu - satunya camat wanita di Kbupaten Kuningan ini tentu memimpin dengan sentuhan kasih sayang seorang ibu. Kepada media cyber Banten88.com, Hj. Atik bertutur, manakala tanggal tua tiba, seluruh staf masak bareng. Bahkan saya tak segan - segan nguleg bungbu, kisah Plt camat cigugur ini. " Yang kami masak bahannya biasa saja seperti tahu tempe, ikan asin dan sayur asem. Namun semangat kekeluargaan dan suasananya itu membuat kita relax dan gembira ", tutur Plt.Camat Cigugur Kabupaten Kuningan, Hj. Atik Suhartiati, SE, M.Si. (SS).

KOMENTAR DISQUS :

Top