Indonesia English
Sabtu, 17 November 2018 |
Nasional - Politik

Deklarasi Aku Cinta Rakyat Banten Ajak Pilkada Damai

Selasa, 23 Agustus 2016 20:15:12 wib - Komentar
Forum Aku Cinta Rakyat Banten (ACRB) dikumandangkan jelang Pilgub Banten. Seruan itu di deklarasikan untuk menuju Pilkada damai.

SERANG,(Banten88.com): Forum Aku Cinta Rakyat Banten (ACRB) dikumandangkan jelang Pilgub Banten. Seruan itu di deklarasikan untuk menuju Pilkada damai. Penyatuan sikap yang di inisiasi lewat Forum tersebut, tujuannya tak lain untuk menyatukan persepsi untuk mengajak masyarakat Banten dalam mengawal pesta demokrasi untuk memilih pemimpin Banten ke depan  dengan bijak, aman dan tidak menghasut.

Deden Apriandhi yang menggagas acara tersebut mengatakan, alasan diselenggarakan acara tersebut berawal dari munculnya kekhawatiran sejumlah kalangan yang melihat perkembangan dari berbagai para pendukung yang saling memunculkan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Banten yang disertai saling menghujat di media sosial (medsos).

 “Kita berusaha samakan persepsi dengan sejumlah elemen untuk meredam konflik horizontal yang akan terjadi dikemudian hari yang diakibatkan dari status-status di medsos antar pendukung calon,” kata Deden saat ditemui usai acara deklarasi di salah satu kafe di kawasan Ciracas, Sayabulu, Kota Serang, Selasa (23/8).

Dikatakan Deden, dari sejumlah poin yang disebutkan saat deklarasi pada intinya pihaknya mengajak masyarakat untuk mengawal pesta demokrasi ini dengan bijak, aman, dan tidak menghasut. 

“Kawan-kawan yang ikut penandatanganan tadi akan melakukan komunikasi persuasif terhadap kawan-kawan yang kerap menulis komentar negatif di medsos. Tapi kan banyak akun anonomi jadi agak susah, dan hal tersebut dilakukan sebelum semakin parah,” jelasnya.

Saat ditanya kenapa forum tersebut tidak mengundang calon, Deden beralasan hingga saat ini belum ada calon masih bakal calon. Meski belum ada penetapan dari KPU, sudah banyak timses, pendukung, atau tim hore dan itu merupakan kemajemukan.

“Kami ingin Pilkada di Banten ini berjalan damai, masyarakatnya rukun. Maka dari itu kita jalin silaturahmi dan kurangi dampak dukung-mendukung. Mudah-mudahan dengan deklarsi ini dapat tercipta pilkada yang aman dan damai,” tambahnya.

Pada kesempatan sama, Komisioner KPU Pokja Sosialisasi Enan Nadya mengatakan, pihaknya sudah melakukan tahapan pelaksanaan. Dirinya menjelaskan setidaknya pada perhelatan pilkada ini KPU mempunyai 13 tahapan.

Lebih lanjut Enan mengatakan, kampanye merupakan wujud pendidikan politik di masayarakat. Oleh karena itu, KPU Banten dalam kaitan ini ingin mensukseskan pilkada yang damai, berdasarakan asas langsung, umum, bebas, rahasia (luber) dan jujur serta adil (jurdil) berdasarkan demokrasi.

“Kami berharap seluruh kalangan pada pesta rakyat Banten ini untuk menjaga kondusifitas,” katanya.

Sementara itu, dalam sambutannya Ketua Bawaslu Banten Pramono U Tanthowi mangatakan, Pemilu itu merupakan sebuah kompetisi yang memperebutkan jabatan-jabatan publik. “Jabatan-jabatan itu akan mempunyai kekusaan besar ddan akses ekonomi yang sangat besar. Dan tidak jarang pendukung salah satu kandidat tertentu akan menghalakna segala cara untuk memenangkan jagoannya,” katanya.

Untuk itu, lanjut Pramono, dalam menciptakan pemilu yang baik diperlukan dua prinsip, yakni kebebasan bagi pemilih dan prosedur demokrasi dan aturan hukum. “Jika itu dikombinasikan, akan menjadikan pemilu lebih baik,” jelasnya

Kepada Forum ACRB dan masyarakat Banten, Bawaslu berharap para pendukung atau tim sukses pada saat kampanye dapat mengekspresikan dirinya lebih ksonstruktif dan tidak menjrus ke hal-hal yang merugikan calon lain.(ERN).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top