Indonesia English
Selasa, 09 Agustus 2022 |
Pemerintahan

Desa Kohod Ditetapkan Sebagai Desa Percontohan

Jumat, 07 April 2017 19:32:50 wib - Komentar
Penjabat (pj) Gubenur Banten Nata Irawan saat mengikuti rapat terbatas di ruang transit Pendopo Gubenur Banten, KP3B, Kota Serang, Jumat (7/4).

SERANG,(Banten88.com):Pemprov Banten menetapkan Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten  sebagai Desa Sejahtera dan menjadi daerah percontohan bagi desa-desa yang lain di kabupaten/kota di Banten. Hal itu disampaikan Penjabat (pj) Gubenur Banten Nata Irawan usai mengikuti rapat terbatas di ruang transit Pendopo Gubenur Banten, KP3B, Kota Serang, Jumat (7/4).

Menurut Nata, penetapan desa tersebut ditunjuk langsung oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja. “Jadi para istri-istri menteri yang tergabung dalam Oase Cinta melihat, masih ada desa tertinggal yang dekat dengan ibukota. Mereka juga yang menetapkan desa tersebut jadi desa sejahtera,” ujar Nata saat ditemui wartawan usai rapat.

Dijelaskan Nata, rapat kali ini menitikberatkan pada persoalan air bersih. “Ini cuma masalah komunikasi saja yang terputus. Tadi kita sudah duduk bersama, Pak Sekda Kabupaten Tangerang dan PDAM Kabupaten Tangerang kita undang. Jangan sampai komunikasi terputus, hingga akibatnya persoalan tidak selesai. Itu kan sederhana, dan mudah-mudahan dengan adanya rapat ini semua terjawab,” ujarnya.

Nata berharap, Desa Kohod dapat menjadi desa percontohan bagi Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

“Dari laporan progres di Desa Kohod terus mengalami kemajuan. Ini contoh lain barangkali kita lihat apakah Pandeglang-Lebak bisa kita jadikan percontohan positif, selanjutnya,” harapnya.

Ia juga mengatakan, dalam dua minggu ke depan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama istri-istri menteri kabidnet yang tergabung dalam Oase Cinta akan meninjau Desa Kohod.

“Sekarang jalannya sudah dibuat bagus, rumahnya bagus, pertaniannya juga bagus dan berbagai infrastruktur sudah dibangun oleh hampir semua kementerian,”  katanya didampingi Sekda Banten Ranta Soeharta.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Banten Sigit Suwitaro menambahkan, sebelumnya banyak hal yang harus dibenahi di Desa Kohod, namun setelah mendapatkan bimbingan selama satu tahun terakhir dari Oase Cinta, saat ini desa ini jauh lebih maju.

“Saya yakin, karena ini programnya keroyokan dari pusat, provinsi dan kabupaten. Semua konsentrasi untuk membenahi di satu desa itu. Sekarang sudah ada pembinaan dari Oase, kita barengi dari kabupaten dan provinsi untuk pemberdayaan masyarakatnya,” ujarnya.

Diketahui, Desa Kohod selama setahun ini menjadi perhatian Oase Cinta beserta Pemprov Banten. Aneka masalah yang perlu dibenahi mulai dari infrastruktur, pengelolaan, sanitasi dan partisipasi warga terhadap desa tertinggal ini sudah dilakukan sejak tahun 2016.(Okan).

KOMENTAR DISQUS :

Top