Indonesia English
Senin, 08 Agustus 2022 |
Hukum dan Kriminal

Dibuat Mabuk Miras, Motor Pegawai Honorer Dibawa Kabur

Rabu, 21 September 2016 15:58:08 wib - Komentar
Korban (Irfan Afandi) saat memberikan keterangan kepada Polisi.

SERANG,(Banten88.com):  Irfan Afandi, 25, warga Kp Sambi Masjid, Ds Bangkonol, Kec. Keroncong, Kab. Pandeglang. Staf Kaur Pembangunan Ds Bangkonol  kehilangan Motor Yamaha Xeon A 4042 LJ, setelah menenggak minuman beralkohol  yang diberikan  oleh pria yang berpura-pura akan membeli computer.

Ditemui di ruang Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Serang, Irfan mengatakan musibah yang menimpanya ini terjadi di Alun-alun Kota Serang, pada Senin (19/9) dinihari. Hanya karena berusaha mencari pelaku, korban baru melaporkan kasus penipuan dan penggelapan ini pada Selasa (20/9) sore.

"Saya kenal baru sehari hari saat pelaku datang ke rumah berpura-pura berminat membeli komputer, Minggu (18/9). Pelaku sempat menyodorkan uang Rp1,5 juta tapi saya tolak karena harga komputer Rp2,5 juta," ungkap Irfan.

Tak jadi beli komputer, pelaku kemudian mengajak korban jalan-jalan ke Alun-alun Kota Serang. Karena tak curiga, korban menuruti ajakan pelaku dan berangkat menggunakan motor Xeon. Tak lama nongkrong di Alun-alun, pelaku kemudian mengajak ke rumah di Terminal Kepandaian.

"Walau sempat menolak tapi pelaku memaksa saya untuk ikut menenggak miras. Setelah menenggak, saya bersama pelaku kembali ke alun-alun dan  menenggak miras lagi," kata korban.

Ketika melihat korban tak sadarkan diri,  pelaku kemudian pinjam motor korban dengan alasan akan membeli miras lagi. Masih dalam kondisi teler, pegawai honorer ini menyerahkan kunci motor. Di tunggu hingga matahari terbit, ternyata pelaku dan motor kesayangannya tidak kunjung muncul.

"Saya sempat mencoba mencari pelaku di Kaduhejo tapi tak ada satupun yang mengenalnyan" kata Irfan seraya berharap polisi bisa menangkap pelaku.(Okan).

KOMENTAR DISQUS :

Top