Indonesia English
Senin, 21 Januari 2019 |
Seputar Banten

Digaji Kecil, Satpam dan OB Minta Keadilan

Selasa, 05 Mei 2015 19:05:09 wib - Komentar

Serang,(Banten88.com): Honor petugas kebersihan atau office boy (OB)  dan satuan pengamanan (Satpam), yang biasa bertugas  di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten mengeluh ihwal pendapatannya. Mereka protes dan menuntut keadilan agar upah yang biasa diterima minta dinaikan.

Saat ini upah minimum di Kabupaten/Kota Serang berada di kisaran Rp 2,7 juta per bulan. Sementara petugas kebersihan dan Satpam hanya menerima honor  dikisaran Rp 1 juta hingga Rp 1,3 juta per bulannya. Honor yang sangat minim ini dirasa tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Saya hanya menerima honor sekitar Rp 1,3 juta per bulan,"kata salah seorang Satpam di lingkungan Pemprov Banten yang tidak mau namanya disebutkan.

Di katakan Satpam yang sudah hampir delapan tahun mengabdi di lingkungan Pemprov Banten ini, untuk mencukupi tambahan penghasilan, Dirinya harus rela menjadi tukang ojek seusai lepas piket.  "Kalau hanya ngandalin gaji honor, terus terang saja memang tidak mencukupi sama sekali,"ungkapnya.

Hal senada juga di katakan salah seorang petugas kebersihan yang meminta namanya tidak di publikasikan, Ia pada setiap bulannya menerima honor sekitar Rp 1,1 juta.

Petugas kebersihan ini  meminta kapada Pemerintah Provinsi Banten untuk memperhatikan kesejahteraan mereka. "Kalau bisa meminta kepada Pemerintah, saya maunya honor kami itu di sesuaikanlah, paling tidak,kami bisa makan dengan empat sehat lima sempurna,"katanya.

Keinginan dari Satpam dan petugas kebersihan ini mendapat tanggapan yang sangat positif dari kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Engkos Kosasih. Bahkan Engkos sangat mendukung kalau honor dari petugas kebersihan dan Satpam ini di naikkan hingga dua kali lipat.

"Saya sangat setuju sekali, kalau honor petugas kebersihan dan Satpam di naikkan, saya sangat mendukung itu dan siap untuk memperjuangkannya, hanya saja untuk merevisi honor mereka harus ada perdanya,"kata Engkos.

Sementara itu,Sekretaris Daerah Provinsi Banten H Kurdi Matin ketika di hubungi melalui telepon selulernya mengatakan, akan berusaha mempertanyakan siapa yang membuat kebijakan mengenai honor pegawai kebersihan dan Satpam tersebut. "Saya akan tanya siapa yang membuat kebijakan itu,karena waktu itu belum saya yang menetapkan, tapi pasti ada perbedaanya karena yang kita anut bukan sistem UU ketenaga kerjaan,"kata H Kurdi Matin melalui pesan SMS. (Tonga).

KOMENTAR DISQUS :

Top