Indonesia English
Rabu, 10 Agustus 2022 |
Pemerintahan

Diluar Dugaan, Kehadiran ASN Pemprov Banten Capai 95 Persen

Senin, 11 Juli 2016 19:45:06 wib - Komentar
Gubernur Banten Rano Karno pimpin rapat eselon II di Bapeda Banten.

SERANG,(Banten88.com):  Kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) pasca libur lebaran dan Idul Fitri di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten pada hari pertama kerja mencapai 95 persen. Demikian diungkapkan Gubernur Banten Rano Karno usai menggelar rapat terbatas di Gedung Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (11/7).

Saya sudah dapat laporan dari Kepala BKD, ternyata kehadiran pegawai mencapai 95 persen. Ini akan segera kita laporkan  ke Kemen-PAN. Ini diluar dugaan, kira saya Cuma 80 persen, ternyata diatas 90 persen pegawai sudah hadir, kata Rano kepada wartawan.

Dijelaskan Rano para ASN yang bolos bekerja atau tanpa keterangan tentunya akan dikenakan sanksi, namun sanksi tersebut disesuaikan dengan tingkat kesalahan ASN tersebut. Sanksi tetap harus dijalankan sesuai peraturan yang ada di BKD. Kita juga kasih toleransi kepada pegawai Dinkes, Dishub dan SKPD yang saat hari raya tetap bekerja,ujarnya.

Gubernur menyatakan, momen hari Raya Idul Fitri ini memacu semangat dirinya untuk meningkatkan pembangunan di provinsi Banten untuk lebih baik lagi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Samsir menyatakan kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di hari pertama kerja setelah libur hari raya Idul Fitri mencapai 95 persen.

Menurut Samsir hasil tersebut didapat setelah pihaknya menerima laporan absensi dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Banten. Sebelumnya banyak yang mengajukan cuti, namun kita tolak, hanya sekitar lima orang yang diberikan izin, ujar Samsir.

Dikatakan Samsir para ASN yang bolos bekerja tersebut akan dikenakan sanksi, namun sanksi tersebut disesuaikan dengan tingkat kesalahan ASN tersebut. Samsir sendiri dalam kesempatan tersebut tidak menyebutkan jumlah ril ASN yang membolos tersebut.

Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten terlihat datang terlambat mengikuti apel pagi di halaman Setda. Akibatnya, para ASN tersebut harus menunggu di luar gerbang hingga apel selesai.

Samsir juga menangapi banyaknya ASN yang telat saat mengikuti Apel pagi. Menurutnya untuk para ASN yang terlambat tidak diberikan sanksi.

Kalau terlambat enggak (dikenai sanksi), yang penting sudah berusaha datang, kalau yang bolos ada sanksi, itu aturannya sudah ada, tapi sanksinya seperti apa disesuaikan dulu dengan tingkat kesalahannya, jelasnya.(AZM).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top