Indonesia English
Rabu, 26 Juni 2019 |
Nasional - Ekonomi dan Bisnis

Dimainkan Tengkulak,Harga BBM Subsidi Tidak Stabil

Kamis, 14 Mei 2015 21:55:50 wib - Komentar
Komisi II DPRD Banten Kunjungi Pertamina.

JAKARTA ,(Banten88.com): Minimnya pengawasan dari  PT Pertamina membuat harga  BBM bersubsidi di Banten  sering dipermainkan oleh oknum,  sehingga  harga penjualan  tidak sesuai dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah. Demikian dikatakan Asep Hidayat anggota Komisi II DPRD Banten saat kunjugan kerja ke Kantor Pusat PT Pertamina di Jalan Medan Merdeka Timur 1A, Jakarta Pusat, Rabu (12/5/2015.

Asep mengungkapkan, untuk mengelabui pihak keamanan dan pemerintah, tidak sedikit kendaraan minibus yang sudah dimodifikasi  ketika mengisi BBM di SPBU. "Ini banyak terjadi di wilayah Tangerang, dimana di dalam kendaraanya mereka membawa ratusan jerigen solar dan premium bersubsidi untuk diperjual belikan kepada masyarakat dengan harga eceran yang cukup tinggi,”ujarnya.

Selain itu, lanjut Asep, dampak kenaikan harga BBM bersubsidi sudah membuat sejumlah harga kebutuhan pokok di Banten meningkat dari harga biasanya. "Harusnya PT Pertamina selaku wakil dari pemerintah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, sebelum menetapkan kenaikan harga BBM sehingga masyarakat di daerah tidak dirugikan karena dampak kenaikan harga BBM sudah berimbas kemana-mana. Tidak harga sembako yang naik, termasuk tarif angkutan umum," tuturnya.

Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Banten, Saukatudin menambahkan, DPRD dan Pemerintah Provinsi Banten menjadi sasaran pelampiasan kemarahan masyarakat atas kebijakan pemerintah pusat dalam menaikan harga BBM. Begitu juga dengan wacana pemerintah pusat yang akan menghapus BBM jenis premium bersubsidi, dan menggantikan dengan BBM jenis pertalite. Masyarakat menganggap pergantian itu sama saja dengan kenaikan harga BBM, lantaran premium per liter Rp 7.400, dan pertalite Rp 8.500 per liter.

Menanggapi hal itu, Manajer PSO-Retail Fuel Marketing PT Pertamina, Deny Jukardi mengatakan, PT Pertamina terus berupaya melakukan perbaikan dalam pendistribusian pasokan BBM, baik di wilayah Provinsi Banten maupun di daerah Provinsi lain. Begitu juga dalam melakukan pengawasan penjualan harga BBM di setiap SPBU sudah dilakukan bersama dengan pihak keamanan. "PT Pertamina sudah berupaya sebaik mungkin melayani masyarakat, dan untuk rencana pergantian Premium ke Pertalite ini sebenarnya BBM jenis Premium tidak dihilangkan, melainkan PT Pertamina akan mengelurkan produk baru bernama BBM Pertalite. Semuanya masih dalam tahap pembahasan, belum diberlakukan," tutupnya. (YAN).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top