Indonesia English
Kamis, 27 Juni 2019 |
Nasional - Politik

Distribusi Logistik Pilkada ke Pulau Terpencil Dikawal Polair Banten

Senin, 07 Desember 2015 20:47:32 wib - Komentar
Ilustrasi distribusi logistik pilkada ke antar pulau.

Serang, (Banten88.com) – Untuk menghadapi proses Pilkada yang akan dihelat 9 Desember mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang sudah mendistribusikan logistik di tiga pulau terpencil yang masuk ke dalam wilayahnya, yakni Pulau Sanghyang, Pulau Tunda dan Pulau Panjang, Senin (7/12).

Pendistribusan kertas suara dan sejumlah atribut Pilkada dilakukan tiga hari sebelum hari pelaksanaan Pilkada digelar. Ketua Divisi Kampanye dan Logistik KPU Kabupaten Serang, Abidin Nasyar mengatakan, pendistribusian di tiga pulau terpecil itu sengaja dilakukan lebih awal, karena untuk mengantisipasi adanya gangguan cuaca yang ekstrim.

“Cuaca sekarang kan anda tahu sendiri, nah untuk pulau Sanghyang, kapal pengangkut logistik sempat kesulitan untu bersandar. Tapi sekarang sudah berhasil dengan aman dan selamat. Mengantisipasi cuaca, untuk pulau terpencil kita imbau pengembalian kertas suara kecamatan paling lambat tanggal 10 Desember sudah sampai KPU,” katanya.

Dikatakan Nasher, Pulau Panjang menjadi pulau terpencil dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) tertinggi sebanyak 2.049 pemilih. Jumlah tersebut tersebar dalam empat lokasi pemilihan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Untuk Pulau Tunda dengan 1.200 pemilih untuk dua TPS, dan Pulau Sanghyang dengan 176 pemilih dengan satu TPS.

Menurut Nasher, dari pengalaman pelaksanaan Pilkada sebelumnya, selama ini seperti diketahui  tingkat partisipasi pemilih di pulau terpencil tergolong tinggi. Rata-rata partisipasi itu mencapai pada kisaran 90 persen. “Jadi itupula yang menjadi pertarungan secara politis. Tingginya tingkat partisipasi itu karena masih adanya tradisi ketokohan di pulau-pulau terpencil,” katanya.

Dari data yang diperoleh, logistik pilkada yang di distribusikan terdiri dari surat suara, kotak suara, bilik dan sebagainya didistribusikan ke Pulau Panjang dari pelabuhan rakyat Grenyang, Desa Argawana, Kecamatan Pulo Ampel dengan menggunakan Kapal Motor Sukma Ayu III, dan kawalan kepolisian dari Polres Cilegon dan Ditpolair Polda Banten.

Puluhan petugas dari direktorat kepolisian Polda Banten dan Polres Cilegon, mengawal pengiriman logistik Pilkada Kabupaten Serang di tiga pulau terluar, yakni Pulau Panjang, Pulau Sangiang dan Pulau Tunda, Senin (7/12). Pengawalan terhadap pendistribusian ini, dilakukan sebagai upaya pengamanan terhadap logistik pilkada dari KPU hingga ke TPS di tiga pulau tersebut.

Direktur Polisi Perairan Polda Banten, Kombes Pol, Imam Thobroni mengatakan, pengawalan sejumlah logistik dilakukan secara bersamaan, diantaranya meliputi surat suara, kotak dan bilik suara serta sejumlah kebutuhan logistik lainnya. “Pengawalan dan pengamanan pilkada serentak ini tidak hanya sampai sebatas pengawalan logistik, tetapi juga akan disiagakan hingga pemungutan suara rabu 9 Desember mendatang,” ujar Imam.

Dikatakan Imam Thobroni, pihaknya mempersiapkan kapal patroli dan kapal bantuan dari Mabes Polri untuk mengawal logistik pilkada tersebut. “Sebanyak 20 personel kepolisian dari Polres Cilegon dan Polair Polda Banten akan disiagakan di masing-masing kepulauan. Pengawalan dan pengamanan logistik ini atas prakarsa Kapolda Banten, karena kita ingin memastikan bahwa logistik itu selamat sampai dengan baik. Meskipun tidak ada permintaan dari KPU, tapi kami menyiiapkan kapal-kapal patroli,” katanya. (Han)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top