Indonesia English
Kamis, 18 Oktober 2018 |
Hukum dan Kriminal

Dosen Wanita Institut xxx Jatinangor Diduga Menabrak Motor Parkir di Jalur Benar

Rabu, 29 November 2017 15:33:13 wib - Komentar
Kondisi sepeda motor Tiger yang diduga ditabrak dosen Institut xxx. Tanki penyok, stang bengkok dan sirip tanki patah,

Jatinangor, (Banten88.com): Dosen wanita berinitial Yul tenaga pengajar institut negeri ternama (Institut XXX),  yang mendidik mahasiswa/mahasiswinya menjadi calon pemimpin dibidang pemerintahan dan kampusnya berlokasi dikawasan Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Karena kurang piawai mengendarai sepeda motor diduga menabrak sepeda motor Tiger warna merah yang sedang diparkir dalam lajur yang benar di areal parkir kampus Institut XXX tersebut. Kejadiannya Jumat (17/10/2017) sekitar jam 10 pagi.

Setelah diduga ditabrak,  motor dengan berat 135 kg itu, rebah dan terjerembab kesebelah kanan lantai parkir. Tanki motor penyok parah menghantam choran pembatas parkir. Sirip tanki sebelah kanan patah dan stang motor bengkok. Ketika korban (pemilik sepeda motor Tiger)  sedang mengecek kerusakan, tiba-tiba dosen Yul menghampiri. Lalu terjadi dialog yang baik. Korban tidak mau marah kepada dosen Yul meski sudah jelas-jelas dirugikan. Hal ini dimaksudkan guna menjaga nama baik Institut XXX.

Disadari korban jika ada kemarahan akan memancing kerumunan masa. Saat itu dosen Yul berjanji usai menguji, bersama-sama korban akan ke Honda Ahass Jatinangor untuk diganti dengan tanki baru. Dalam dialog itu, dosen Yul tidak mau mengakui dirinya menabrak. Ia menjelaskan, waktu ia memundurkan motor, bagian belakang motornya mengenai motor Tiger korban, sehingga motor ambruk, jelasnya pada korban.

Namun korban menduga dosen tersebut telah menabrak motornya bukan karena sedang mundur. Kalau tidak, mana mungkin motor Tiger seberat 135 kg itu yang diparkir dengan standart  dua kaki bisa roboh dan terjerembab. Lagian, masih ujar korban, kalau kita memundurkan motor jika belakang motor terantuk sesuatu, pasti kita menoleh kebelakang. Jadi alasan sang dosen tidak menabrak tapi motornya hanya mundur, menurut korban  itu alasan yang dicari-cari. AKIBAT HUKUM DIWAKILKAN KE ANAKNYA.

Selanjutnya sekitar jam 12 siang, dosen Yul melalui nomor telepon 081221142xx mengirim sms ke korban agar menghubungi anaknya berinisial DN. Korban merasa aneh dengan sikap dosen wanita tersebut. Semula sudah sepakat untuk bersama-sama ke Honda Ahass untuk mengganti tanki baru, kini ia berubah pikiran mengalihkan akibat hukum yang telah diperbuatnya kepada anaknya. Tak lama berselang, tiba-tiba DN dari nomor 0852100020xx menelpon korban. Dengan nada menekan  memaksa korban untuk membawa motor ke bengkel Ahass Honda Jatinangor.

Dengan nada ketus DN memang tidak mau mengganti tanki baru tapi tanki mau diketok magic saja. Korban tentu keberatan dengan solusi yang terkesan menekan dari anak dosen institut ternama itu. Karena bagi yang tahu karakter sepeda motor Tiger, tanki motor ini rawan bocor jika diketok malah membahayakan pemakai. Disamping itu di Ahass Honda tidak pernah melengkapi fasilitas ketoc magic. Karena semua part rusak langsung diganti dengan yang baru.

Selanjutnya korban  sms ke dosen Yul, dengan bijak ia mengirim pesan  jika ibu tak mau mengganti tanki baru, mari kita cara jalan tengah beban kerusakan motor dibagi antara korban dan penabrak masing - masing menanggung 50% tulis sms korban pada sang dosen. Korban juga menyampaikan tidak mau lagi komunikasi dengan DN karena dinilai terlalu memaksakan diri dan menekan. DN juru runding yang gagal, tidak ramah dan tidak rendah hati. Sikapnya  itu justru bisa memicu pertengkaran dan itu sangat dihindari korban karena korban menghormai lembaga Institut XXX. Dan ibu dosen oleh korban dipersilahkan mengecek harga ke dealer resmi honda. Sedangkan korban juga mengecek ke Honda Genuine Part penyedia suku cadang asli. Masih ujar korban ke dosen Yul, standar yang dipakai adalah harga terendah dan biaya ditanggung bersama masing - masing 50%.

Kalau masih keberatan, ungkap korban lebih lanjut, silahkeun bu Yul dimohon meringankan beban korban pantasnya membantu berapa ? dan besaran jumlahnya ibu dosen yang memutuskan. Jika sepakat silahkan transfer dan urusan selesai, ujar korban kepada Dosen Yul dalam sms nya. Sementara itu dari pihak Honda Genuine Part, korban memperoleh daftar harga sbb.: 1. Harga tanki Honda Tiger Rp. 1.405.000,-. 2. Harga pelampung bensin Rp. 117.000,-. 3. Harga tutup tanki Rp. 216.000,-. 4. Harga sayap tanki sepasang Rp. 240.000,-. 5. Stang setir Rp. 81.000,-. Jadi total Rp. 2.059.000,-Namun permintaan korban untuk ditransfer tidak digubris.

YUL PRIBADI YANG KEPUTUSANNYA BERUBAH UBAH. Menurut korban, dialog dengan Yul dan anaknya DN  sungguh melelahkan. Sudah salah tidak mau minta maaf. Sudah salah justru memaksa keputusannya harus diikuti korban.Keputusan dosen Yul terkesan mencla - mencle atau bahasa Sundanya lanca -linci. Mula - mula mau mengganti tanki baru lalu dalam 2 jam berubah pikiran hanya mau memperbaiki dengan ketok magic.

Selanjutnya pikirannya berubah lagi mengajak korban ketemu didepan Pos Pamdal (pengamanan dalam) institut ternama tsb lalu sama -:sama ke Ahass Honda untuk diganti dengan biaya masing - masing 50%. Karena menurutnya, barang harus diganti barang. Karena korban tak mau menuruti permintaan dosen Yul akhirnya dia merubah pikiran lagi mau memberi uang cash didepan pos pamdal. Namun korban sudah terlanjur enggan menjalin komunikasi dengan dosen Yul maupun adiknya yang dinilai tidak punya semangat menyelesaikan masalah dengan cara -:cara kekeluargaan. Apalagi anaknya DN selalu bicara dengan nada tinggi,  menekan dan ngotot keputusannya yang harus diikuti korban bahkan dengan arogan menilai korban bertele - tele. Mereka dalam posisi salah tapi tidak rendah hati dan juga tidak mau minta maaf. Saat ini korban merencanakan akan melaporkan kasus tersebut ke Rektor Institut xxx dan Purek Bidang Akademik. (SS)

KOMENTAR DISQUS :

Top