Indonesia English
Selasa, 06 Desember 2022 |
Advetorial

DPRD Banten Diminta Bentuk Raperda Kebudayaan Banten

Senin, 26 Oktober 2015 16:49:29 wib - Komentar
Ketua DPRD Provinsi Banten, Asep Rahmatullah menjadi pembicara bersama narasumber lain pada acara Diskusi Rembuk Aspirasi di Serang, Kamis (22/10/2015).

SERANG, (Banten88.com): Praktisi Budaya Banten, Uten Sutendi meminta kepada Ketua DPRD Provinsi Banten, Asep Rahmatulah membentuk Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kebudayaan Banten. Permintaan pembuatan Raperda tersebut bertujuan untuk mengatur dan melestarikan seluruh kebudayaan yang ada di wilayah Provinsi Banten.

"Kebudayaan di Provinsi Banten ini tidak hanya debus saja, karena itu untuk mengembangkan dan melestarikan kebudayaan di wilayah Provinsi Banten Raperda Kebudayaan Banten harus segera dibentuk," kata Uten, saat menjadi narasumber pada acara Diskusi Rembuk Aspirasi dengan tema pembangunan Banten yang membudaya yang digelar Bagian Aspirasi Sekretariat DPRD Provinsi Banten di Rumah Makan Kebon Kubil di Serang, Kamis (22/10/2015).

Dengan dibentuknya Raperda kebudayaan Banten, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Banten tidak hanya mengatur kebudayaan Banten. Juga dapat melegalisasikan kebudayaan Banten yang ada di setiap daerah kabupaten/kota. "Legalisasi kebudayaan Banten itu penting untuk menghindari adanya klaim kebudayaan Banten dari daerah Provinsi lain. Maka sekarang inventarisir seluruh kebudayaan Banten," ujarnya.

Ketua DPRD Provinsi Banten, Asep Rahmatullah yang hadir dalam kesempatan itu menyambut baik permintaan pembuatan Raperda tersebut. "Permintaan pembuatan Raperda kebudayaan Banten ini bagian dari aspirasi yang harus diakomodir, dan saya sepakat Pemerintah Provinsi Banten perlu memiliki Raperda kebudayaan Banten," kata Asep.

Menurut Asep, untuk merealisasikan pembuatan Raperda kebudayaan Banten, dalam waktu dekat ini ia akan melakukan koordinasi dengan Dewan Kebudayaan Banten (DKB) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. "Tujuannya untuk membuat naskah akademik Raperda kebudayaan Banten, dan diusulkan kepada DPRD untuk dibuatkan Raperda inisiatif DPRD," ujarnya.

Tak jauh berbeda disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten, M Yanuar. Kata dia gagasan pembuatan Raperda kebuadayaan Banten sejalan dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten. Dimana di dalamnya disebutkan mewujudkan masyarakat Banten yang berbudaya.

"Bila diterjemahkan kedalam tatanan pelaksanaan, maka untuk mewujudkan masyarakat yang berbudaya perlu ada kerjasama, antara pemerintah dengan dunia usaha, dan masyarakat. Karena itu, kami menyambut baik gagasan pembentukan Raperda kebudayaan Banten," kata Yanuar sambil menutup pembicaraan.(Adv).

KOMENTAR DISQUS :

Top