Indonesia English
Selasa, 06 Desember 2022 |
Nasional - Hukum dan Kriminal

Gembong Maling Traktor Dibekuk

Minggu, 14 Juni 2015 14:17:48 wib - Komentar
ilustrasi traktor

SERANG (Banten88.com): Dua gembong pencurian mesin traktor yang paling dicari personil reskrim Polres Serang dan Lebak, berhasil diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Cikeusal. Kedua tersangka yang paling ditakuti warga petani ini ditangkap di lokasi dan waktu berbeda pada Jum'at (13/6). Tersangka yaitu Idris alias Acong, 31, warga Kp. Gosali, Ds. Sukarame Kec. Cikeusal dan Jakaria alias Jek, 43, warga Kp. Nyapah Kantor, Kel. Nyapah, Kec. Walantaka, Kota Serang 
"Tersangka Jakaria merupakan residivis yang pernah dua kali menghuni Rutan Serang dalam kasus yang sama," ungkap AKP Jajang Adhiyana, Kapolsek Cikeusal, Minggu (15/6).

Dalam pemeriksaan, lanjut Kapolsek, kedua tersangka sudah belasan kali melakukan pencurian mesin traktor milik para petani di wilayah hukum Polres Serang. Diantaranya di Kecamatan Cikeusal sebanyak 2 kali pencurian, di Kecamatan Petir 5 kali dan di Kecamatan Walantaka 3 kali.

"Selain di wilayah hukum Polres Serang, kedua tersangka juga melakukan kejahatan serupa di wilayah hukum Polres Lebak," terang Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, terungkapnya kasus pencurian mesin traktor ini bermula dari laporan Udi Wahyudi, 45, petani warga Kp. Curug Tomo, Ds Harundang, Kec. Cikeusal. Korban Udi melaporkan telah kehilangan mesin traktor yang disimpannya di areal persawahan. Berbekal dari laporan itu, tim reskrim yang dipimpin Aiptu Jamain langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui identitas pelaku.

"Tersangka Acong diamankan di rumahnya. Dari keterangan Acong, kita berhasil menyergap tersangka Jakaria disergap saat nongkrong di SPBU Ds. Sukamenak, Kec Cikeusal. Dari tersangka kita amankan mobil Avanza A 1302 FJ yang digunakan sebagai sarana kejahatan. Untuk barang bukti mesin traktor belum didapat karena penadahnya masih kita kejar," terang Jajang.

Tersangka Idris dan Jakaria mengaku sudah belasan kali mencuri. Mesin traktor rata-rata dijual seharga Rp3 juta kepada penadah yang disebut berinisial Ud, warga Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Tersangka juga mengaku kendaraan yang diamankan adalah mobil pinjaman yang disewa seharga Rp300 ribu.  "Saya bilangnya buat angkut barang ke pasar induk Rau," kata tersangka Jakaria.(YAN).

KOMENTAR DISQUS :

Top