Indonesia English
Jumat, 23 Oktober 2020 |
Ekonomi dan Bisnis

Gubernur Banten Dorong Budidaya Ikan Mas Lokal, Si Nyonya

Rabu, 30 September 2020 22:38:26 wib - Komentar
Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) saat mengunjungi Balai Budidaya Air Tawar Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Banten di Jalan Raya Labuan KM. 12, Curugbarang, Cipeucang, Kabupaten Pandeglang (Selasa, 29/9/2020).

Pandeglang,(Banten88.com): "Saya minta dikembangkan pembibitan ikan mas khas Pandeglang, Si Nyonya," ungkap Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) saat mengunjungi Balai Budidaya Air Tawar Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Banten di Jalan Raya Labuan KM. 12, Curugbarang, Cipeucang, Kabupaten Pandeglang (Selasa, 29/9/2020).

Menurut Gubernur, kebutuhan ikan mas dan ikan gurame kebutuhan masyarakat Banten masih tirnggi. Hal ini dibuktikan dengan masih didatangkannya ikan mas dan ikan gurame dari luar daerah.

"Potensi ini untuk mendukung kebutuhan konsumen. Saya harap Dinas Kelautan dan Perikanan mendukung dan menggalakkan kembali untuk memenuhi kebutuhan pasar," ungkapnya.

Ditambahkan Gubernur, hal itu paralel dengan penduduk Jakarta yang masuk ke Banten. Sehingga harus didukung dengan pertanian dan perikanan yang kuat.

"Hari ini saya memberikan motivasi perikanan untuk mengeksplore. Kita tidak sekedar melayani masyarakat tapi juga mampu berproduksi," tegasnya.

Dalam kesempatan itu Gubernur juga berbagi pengalaman bagaimana kedua orang tuanya sebagai guru dalam membangun ekonomi rumah tangga.  Mencukupi kebutuhan biaya sekolah sembilan (9) anaknya hingga kuliah di Universitas Indonesia dengan memaksimalkan lahan yang dimiliki untuk bertani, berternak kerbau, bebek, ayam, dan tanam sayur.

"Bisa survive meski gaji kecil dengan memanfaatkan tanah yang kecil," ungkapnya.

"Saya harap para ASN Banten tidak gengsi untuk bertani, beternak, dan sebagainya. Sehingga tidak mikir untuk cari proyek apalagi korupsi," pungkasnya.

Sebagai informasi, ikan mas Si Nyonya sebelumnya banyak dibudidayakan masyarakat di wilayah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. Relatif kuat terhadap serangan penyakit. Bisa dikembangkan di kolam juga lahan sawah yang ditanami padi. Ikan Ikan ini bisa memiliki berat hingga 10 kg lebih serta memiliki warna yang menarik.(sumber kominfo Banten).

KOMENTAR DISQUS :

Top