Indonesia English
Senin, 04 Juli 2022 |
Ekonomi dan Bisnis

Gubernur Rano Kunjungi Pabrik “Semen Merah Putih”

Senin, 14 Maret 2016 10:13:08 wib - Komentar
Semen Merah Putih

BAYAH,(Banten88.com): Pembangunan pabrik semen milik PT.Cemindo Gemilang di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten  ditargetkan selesai dalam waktu dekat ini. Bahkan pabrik semen yang diklaim terbesar di Asean ini akan diresmikan pada bulan Juli nanti.

Maka dari itu, Gubernur Banten Rano Karno beserta jajarannya mengunjungi pabrik semen yang mulai dibangun pada tahun 2011 lalu untuk melihat progres sampai dimana pembangunan pabrik semen dengan kapasitas produksi 10.000 ton per hari itu. Kunjungan Kerja Gubernur bersama Sekda Banten dan Bupati Lebak ini merupakan salah satu dari rangkaian kunjunganya di Banten Selatan.

Direktur PT Cemindo Gemilang, selaku perusahaan pemegang merk semen Merah Putih, Andre Vincent Wenas mengatakan, kunjungan gubernur ke pabrik tersebut untuk melihat kondisi pabrik. “Pembangunan pabrik ini sekitar sudah mencapai 99 persen dengan waktu 2 tahun, dan ini termasuk paling cepat dan rekor di Indonesia,” kata Andre dihadapan Gubernur Banten.

 Menurut Andre Vincent, terhitung Desember 2015 lalu PT Cemindo Gemilang telah memproduksi semen Merah Putih telah menghasilkan 8000 ton klingker per hari. Meski demikian, lanjut Andre, kondisi tersebut belum stabil.

“Sudah produksi tapi belum stabil, kadang-kadang 5000 kadang-kadang 8000 ton klingker, targetnya 10.000 klingker dengan produksi 4 juta ton per tahun,” ujarnya.

Pabrik semen ini menurutnya dilengkapi dengan mesin-mesin berteknologi terbaru, salah satunya supply chain yang lengkap mulai dari proses produksi higga pelabuhan tersendiri serta penerapan pabrik yang ramah lingkungan dan sosial.

“Kami juga sedang membangun pelabuhan sandaran, dermaga kapal, pengolahan air untuk PLTU dan penunjang pabrik, membangun transmisi saluran udara tegangan tinggi,” sebutnya.

Gubernur Banten Rano Karno berpesan kepada pihak PT.Cemindo Gemilang agar dapat memainkan perannya sebagai industry yang selain ramah lingkungan juga ramah secara sosial kepada masyarakat dan memprioritaskan orientasi sosial disamping bisnis.

“Bila komitmen ini tetap terjaga dengan baik dan keberadaan pabrik dapat berkontribusi positif terhadap pembangunan kesejahteraan sosial dan berbagai kepentingan masyarakat, maka Pemprov Banten akan mendukung penuh kegiatan industri pabrik semen ini,” katanya.

Pemprov Banten juga menyambut baik kesiapan masyarakat sekitar untuk mendukung operasionalisasi pabrik ini dengan tetap mengingatkan kepada pihak perusahaan bahwa fungsi sosial dan pelestarian lingkungan dari pabrik semen ini harus pula diutamakan tidak hanya menonjolkan orientasi bisnis semata. “Saya juga meminta agar pabrik ini berperan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dengan berpartisipasi  dalam kewajiban perpajakan berdasarkan kewenangan yang ada di Pemprov Banten seperti pajak kendaraan bermotor, pajak alat berat, pajak air, pegawai, perpanjangan ini tenaga asing. Ini sebagai partisipasi dan berkontribusi aktif terhadap peningkatan pendapatan daerah,” pintanya.

“Saya yakin investasi yang dilakukan oleh swasta akan sangat berperan dalam menggerakan roda perekonomian,” tambahnya.(YAN).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top