Indonesia English
Rabu, 25 Mei 2022 |
Nasional

Gubernur Wahidin Hadiri Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental

Jumat, 25 Agustus 2017 19:27:12 wib - Komentar
Gubernur Banten Wahidin Halim menghadiri pembukaan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Jumat (25/8/2017)

Solo, (Banten88.com): Gubernur Banten Wahidin Halim menghadiri pembukaan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia pada Jumat (25/8/2017) di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah. Hadir para Menteri Kabinet Kerja, seperti Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Menteri PAN-RB Asman Abnur, Menteri Perekonomian Darmin Nasution, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, hingga Menkopolhukam, Wiranto.

Lalu deretan Gubernur juga duduk di antara kursi VVIP bersama Wahidin, yakni seperti Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful, Gubernur Jawa Timur Sukarwo dan beberapa Gubernur lainnya.

Selain itu, Walikota, Bupati, dan perwakilan OPD se-Indonesia duduk di sekitar tribun barat. Dari Banten Kepala Daerah yang hadir Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, hadir juga mendampingi Gubernur beberapa kepala OPD dilingkungan Pemprov Banten.

Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental atau Jambore Nasional Revolusi Mental baru pertama kali digelar pada tahun ini dan berlangsung  selama 3 hari pada 25-27 Agustus 2017.

Terdapat beberapa kegiatan yang digelar dalam Jambore Nasional ini yakni Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Mandiri, serta Gerakan Indonesia Bersatu.

Menko PMK Puan Maharani dalam sambutannya mengatakan, pemerintah telah mencanangkan revolusi mental agar manusia di Indonesia dapat lebih berintegritas. “Dan mereka memiliki etos kerja dan gotong royong untuk wujudkan Indonesia berlandaskan pancasila,” jelasnya.

Ia menjelaskan, gerakan revolusi mental tersebut, telah diwujudkan secara nyata melalui berbagai kegiatan pelayanan publik. “Gerakan ini memberikan dorongan dan apresiasi terhadap inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Dorongan yang dimaksud, lanjut Puan, termasuk dukungan dari sisi kebijakan. “Inovasi pelayanan publik itu wujud nyata dari revolusi mental yang paling bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujar Puan dihadapan ribuan peserta yang mayoritas ASN ini dan menggunakan pakaian hitam putih.

Pada kegiatan ini juga dilakukan pemberian penghargaan untuk 40 besar karya inovasi pelayanan publik 2017. Salah satu kepala daerah yang menerima penghargaan dari Banten yaitu Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. (Okan)

KOMENTAR DISQUS :

Top