Indonesia English
Jumat, 19 Oktober 2018 |
Pemerintahan

Gubernur Wahidn Bersama Forkopimda Mengutuk Keras Aksi Terorisme.

Selasa, 15 Mei 2018 19:27:23 wib - Komentar
FORKOPIMDAmembahas isu-isu dalam menyikapi aksi terorisme di Ruang Rapat Gubernur Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug Kota Serang, Selasa (15/5/2018).

Serang,(Banten88.com): Gubernur Banten Wahidin Halim gelar pertemuan dengan FORKOPIMDA (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) membahas isu-isu dalam menyikapi aksi terorisme yang dihadiri oleh; Danrem 064/Maulana Yusuf, Danlanal Merak, Kapolda Banten, Ketua DPRD Banten, Asisten Daerah I Setda Provinsi Banten, Kajati Banten, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten.  Pertemuan dilaksanakan di Ruang Rapat Gubernur Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug Kota Serang, Selasa (15/5/2018).

Gubernur Banten Wahidin Halim menjelaskan hasil pertemuan tadi adalah, mengingatkan agar masyarakat  meningkatkan kewaspadaan diberbagai daerah. Menurut Gubernur, aksi teror dampaknya sangat berpengaruh terhadap kehidupan ekonomi, sosial, keamaman dan politik. “Kita sepakat berbagi tugas, bahwa perlu ada langkah-langkah preventif, “ katanya. Gubernur mengingatkan, bahwa semua pihak harus meningkatkan kewaspadaan.  “Tetapi, masyarakat Banten tidak boleh takut dan tak boleh kalah oleh aksi teror ,” katanya seraya meminta rakyat tenang.

Pihaknya, akan melakukan langkah-langkah persuasif dan keamanan terhadap lingkungan masing-masing. Karena, menurut Gubernur, semua pihak, tentu saja tidak membiarkan atau akan melakukan pencegahan agar tidak lagi terjadi tindakan terorisme.

“Kita tidak akan membiarkan aksi teroris ini, jangan sampai menjadi teror yang membuat ketakutan bagi masyarakat,” katanya. 

Gubernur mengajak semua pihak melakukan perlawanan. Di sisi lain, pihaknya akan melakukan upaya-upaya meningkatkan pemahaman kepada masyarakat terhadap kesadaran kehidupan berbangsa dan bernegara. Akan diambil langkah-langkah reprensif dan tegas terhadap tindakan-tindakan yang berbau kriminal dan teror.

Dalam jangka panjang perlu para penyuluh, dan organisasi lainnya bersama-sama terjun ke masyarakat agar semakin tumbuh dan berkembang pemahaman-pemahaman yang sesuai dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Gubernur menginginkan, langkah-langkah ini menjadi rule model dalam rangka pendekatan-pendekatan meluruskan pemahaman yang keliru di masyarakat agar stigma banten sebagai salahsatu produsen pelaku teroris dapat dihilangkan atau tidak ada sama sekali.(HMS Banten).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top